It’s Too Sad [Drabble]

230312_1355088415425_1777892081_610846_7574449_n

Author: Gabbygorzesspazers

Genre: sad

Leght: drabble

Cast: HaeSica

Note: disini semua Jessica POV, yang dicetak miring itu semua Flashback.

><><><><><><><><><><><><><><><>< 

Donghae oppa tidur sangat damai,

Sepertinya oppa sangat menikmati lagu ini!

Donghae oppa pernah bilang bahwa dia sangat suka lagu ini, dia bilang jika dia mendengar lagu ini dia akan merasa damai!

 

You’re My Everything

Nothing you love on bring

My life is yours alone

And only hope I never known

Your spirit pulls me through

And nothing else we do

Every night I pray

Down an bendeed knee

That you be always

My everything..

 

Oppa! Kau terlihat damai sekali ya!

Lihat saja, oppa tersenyum damai dengan bibir pucat pasi, hampir seperti membeku di dalam larutan es! Sekarang Donghae oppa sedang terbaring didalam bongkahan kayu yang terpaku membentuk sebuah balok

Dengan jas hitam elegan menutupi kemeja putih yang dikenakannya, tangannya dilipat didepan perutnya sambil memegang bouquet bunga lili putih. Aku jadi teringat ketika Donghae oppa waktu dia menyatakan melamarku dengan sebuket bunga yang indah dan berwarna putih juga! Warna kesuakaanku.Dan Liontin ini, yah.. aku masih memakainya oppa. Aku terlalu sedih jika mengingat masa-masa indah kami.

#Flashback

“Sica-ah!” panggil namja yang kini telah mengisi hatiku selama 1 tahun ini

“Oppa terlambat?” tanyanya sambil mengatur nafasnya

“aniyo oppa, hanya 5 menit, gwenchana, duduklah” jawabku sambil tersenyum dan menyuruhnya duduk disebelahku

“itu apa oppa dibelakang tanganmu?” tanyaku

“ah.. ini..”

Donghae oppa langsung bersujud di depanku, sambil memberikan bunga WhiteRose, aku hanya terpelonjak kaget melihat kelakuan namjachinguku itu

“apa ini pernyataan cinta?” tanyaku bingung

“ani, aku ingin melamarmu.. will you marry me darl?” tanyanya dengan tulus

Tanpa terasa aku meneteskan air mata haru, karena Donghae oppa sangat tulus dan romantis sekali melamarku, dan ya.. dia juga memberikan sebuah kalung berbentuk hati, ah ani lebih tepatnya liontin berbentuk hati, yang didalamnya ada ukiran ‘HaeSica’

“ini liontin untukmu, sampai kapanpun jangan kau buang, bahkan sampai akhir hidupku nanti kau harus tetap memakai liontin ini, tetapi jika aku sudah tidak ada kau boleh memperlakukan liontin itu sesukamu” ucap Donghae oppa yang membuatku terperangah

“oppa ya! Kau akan selalu ada disampingku ne? saranghae.. Neomu jeongmal saranghaeyo oppa” jawabku

Aku berhambur memeluknya erat, dia juga memelukku sangat erat, sesekali ia mencium puncak kepalaku dan menggenggam tanganku

“nado saranghae Sica-ah, love you more than you, yes I will try for always beside you” jawabnya yang membuatku merasa Donghae oppa akan pergi

#Flashback End

 

Dan ternyata benar dugaanku,kau..  Oppa! Kenapa kau meninggalkanku dengan cara yang seperti ini?!

Bukankah dulu oppa pernah berjanji bahwa oppa tidak akan pernah meninggalkanku dan akan selalu berada di sisiku!

Tapi sekarang,

Oppa terlihat sudah tenang dan sangat damai, tak seperti sehari yang lalu! Kemarin oppa selalu bilang “Gwenchana, tidak usah khawatir, nan gwenchana chagi-ah!” selalu saja kata-kata itu yang keluar dari mulut oppa! Semua orang juga tahu kalau oppa tidak sedang baik-baik saja! Walaupun oppa menutupinya dengan senyuman, tapi aku sangat tahu bahwa oppa sangat kesakitan.

Apa ini takdir?

Jika benar, maka ini adalah takdir yang teramat sangat menyakitkan

Dibalik wajahku yang tegar, aku menyembunyikan seonggok yang entah berapa besar, hanya senyum pahit yang bisa ku berikan saat ini! Aku tidak bisa menahan air mataku yang menetes dengan sendirinya

 

Oppa pernah berkata “jangan pernah menangis karena aku sica chagi~ pasti akan ada seseorang disana yang lebih baik untukmu ne..tapi aku janji akan terus berada disisimuitu yang dikatakannya. Tapi, oppa biarkan aku menangis untuk kali ini! Aku janji tidak akan menangis lagi setelah ini.. dan semoga saja memang ada yang lebih baik darimu yang dititipkan Tuhan untukku.. Tapi untuk saat ini aku hanya bisa mencintaimu oppa.

Semenjak saat itu, sejak oppa mengidapnya. Penyakit itu menggerogoti hidup oppa perlahan, kanker otak yah kanker otak.. penyakit yang sangat mengerikan.

#Flashback

“apa yang sebenarnya terjadi pada Donghae oppa dok?” tanyaku kepada dokter yang telah selesai memeriksa Donghae oppa

“dia tidak memberi taumu sedikitpun?” tanya dokter

“nde.. memang kenapa dok?” tanyaku lagi

“dia positif terkena kanker otak Sica-ssi, dia sering mimisan, pingsan tanpa alasan, dan selalu merasa pusing yang sangat amat, dan peluang hidupnya sangat kecil karena kanker ini sudah menyebar diseluruh bagian otaknya, dia pernah berkunjung kesini 1 minggu yang lalu” jawab dokter itu

Jawaban yang berhasil membuat hatiku serasa dicabik-cabik oleh serigala sang penguasa hutan (?) aku menangis sejadi-jadinya, dan hanya bisa melihat Donghae oppa terbaring lemah bersama alat inpus bertebaran di tubuhnya. Sekali lagi aku tak kuasa menahan tangisku

#Flashback end

Apa penyakit itu tidak tahu? Kami akan menikah 2 minggu lagi !  Lee Donghae Dan Jung Sooyeon

Babbo Oppa! Oppa tak pernah memberitahu tentang penyakitnya itu kepadaku! Oppa babbo! Apa oppa berfikir aku akan meninggalkan oppa jika aku tahu penyakit oppa? Lee Donghae babbo, aku Jung Sooyeon akan selalu mencintaimu oppa!

Sekarang apa? Aku hanya bisa menangis dalam diam diatas makam oppa, tapi aku akan menepati janjiku untuk tidak menangis karena oppa! Namja yang paling aku cintai! Saranghae yeongwonhi, oppa!

Tapi oppa juga harus menepati janji terakhir oppa kepadaku sebelum oppa menutup mata

“aku hanya pergi sebentar, aku akan kembali lagi! Sa~ rang~ hae~ jess~ sica~!” dan tepat setelah itu, oppa menghembuskan napas terakhir dan menutup mata untuk selamanya

Aku merasakan aku sudah tidak bisa mengeluarkan air mataku lagi, lidahku terlalu kelu, aku pingsan dengan rasa sakit yang menjelajar ke seluruh tubuhku. Rasanya sakit sekali, sakit.. Saat menyaksikan orang yang sebentar lagi menjadi pendamping hidup kita pergi untuk selamanya

Dan kini, di pemakaman Donghae oppa.. Aku menaburkan beberapa bunga diatas makan Donghae oppa, terduduk dan sesekali mengusap lembut batu nisan yang bertuliskan ‘Lee Donghae’ itu.

Aku masih merenung di makam Donghae oppa, sementara keluargaku dan keluarga Donghae oppa sudah lebih dulu meninggalkan aku sendiri.

Angin berhembus sangat kencang menerbangkan rambut dan bajuku, sesekali aku membenarkan rambutku yang terterpa angin kencang ini. Setelah sekian lama duduk memandangi makam Donghae oppa, aku memutuskan untuk bangun dan berdiri, tapi sebelum itu aku mencium lembut nisan Donghae oppa.

Oppa, kau harus menepati janjimu. Sampai kapanpun aku hanya mencintaimu, entah sampai kapan, untuk sekarang hatiku masih menjadi milikmu.. Setelah ini aku berjanji tidak akan terpuruk dalam kesedihan lagi. Nado Saranghae Donghae oppa… Love you more than you..

FIN~

Huaaaa!!! Eotte readers?!! Ini ff Drabble pertama author, kepanjangan gak?! Oya author ngepost ff ini di dua blog yang berbeda jadi kalau kalian nemuin ff yang sama persis kek gini itu emang FF aku, ada kok tertulis authornya nanti. Hehe. Oya buat ff Love and Friend Part 4 nya masih dalam proses, karena aku agak rada mudeng sama lanjutannya, ini Cuma ff sambilan buat readers yang nungguin Love and Friend. Oke deh kalau gitu don’t bash! Don’t plagiat! Don’t be a silent readers! Comment please! Okee ^^ Khamsahamnidaa~ :)

12 pemikiran pada “It’s Too Sad [Drabble]

    • hai salam balik ^^
      ngurus adek-adek mos chingu -_-a
      itu bukan ff aku chingu, hehe mungkin ff author yg lain :)
      gomaawo sudah baca dan komen :)

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s