IT’S YOU – chapter 3

IT’S YOU – chapter 3

:Image

  • Lee Donghae
  •  Jessica Jung
  •  Ok Taecyeon
  •  Cho Kyuhyun
  •  Choi Sooyoung

Genre: Romance, Friendship

“sebelumnya author mau klarifikasi tentang cerita IT’S YOU yang kata salah satu readers mirip sama sebuah novel. Author juga kurang tau sama cerita/novel yang dimaksud itu. Karna cerita ini author dapet dari temen Author yang waktu itu dia bilang gak tau mau di publish dimana. Jadi dia nyerahin sebagian cerita ini sama Author, dia minta author terusin ceritanya, karna dia udah males buat fanfiction. Ff ini juga sebenernya udah cukup lama dikasihinnya. Jadi, kalau ada kemiripan  author minta maaf ya, karna memang author bener-bener gak tau sama semua itu. Nah, untuk yang part 3 ini, udah author yang lanjutin. Jadi semoga tetep baca ya. Gomawo J”

Donghae tersenyum dan memberi aplouse  kepada Sica yang baru saja berhasil memasukan bola setelah sekian kali mencoba namun gagal.

“eothe? Aku hebat kan?” sica berjalan kearah Donghae

“huh, apa nya yang hebat? Apa kau tidak ingat sudah berapa kali kau gagal tadi?huh?”

“Ya! Tadi kau sendiri memberiku tepuk tangan. Apa artinya itu kalau bukan hebat?”

Donghae tertawa lebar dan mengelus perlahan rambut Sica.

“sudah mulai malam. Kajja! Kita pulang”.  Donghae mengambil bola dari Sica dan berjalan mendahuluinya.

“Donghae! Tunggu aku” Jessica mempercepat langkahnya

Diperjalanan pulang kerumah Sica.

“Donghae…..’ Sica mencairkan keheningan

“ne?” donghae melirik cepat kearah Sica.

“apa sbelumnya kita pernah bertemu?”

“mwo?” donghae menghentikan langkahnya

“ne, apa kita pernah bertemu sebelumnya? Aku seperti pernah melihat orang sepertimu”

“ah…. Mana mungkin, kita baru bertemu kali ini. “ jawab donghae terbata-bata.

“jinja? Huh, berarti orang itu bukan dia?” sica berbisik kepada dirinya sendiri

“kau bilang apa?” Tanya donghae sedikit mendekatkan wajahnya ke Sica

“ah aniyo… sudah, ayo kita jalan lagi” jawab Sica yang kaget dengan reaksi donghae barusan

“jadi, kau sudah mulai bisa mengingatnya. Apa itu artinya aku akan kehilanganmu sebentar lagi?” Donghae berkata dalam hatinya sambil memandangi Sica yang jalan mendahuluinya.

Donghae tahu, kalau yeoja itu sudah mulai mengingat sebagian masa lalunya. Masa lalu yangt mungkin akan memisahkan mereka. Entahlah, apa nantinya Donghae akan merubah keputusannyaawalnya, yaitu mengembalikan ingatan Sica…

***

Malam ini Sica pergi makan malam di suatu restoran bersama dengan seorang wanita yang seumuran dengan eommanya.

“siapa ya dia sebenarnya? Kenapa dia seperti sangat mengenalku saat mengajakku tadi?”  Sica melipat tangannya sambil bersandar di kursi restoran.

“mianhae.. apa kau sudah lama menunggu?”

Jessica langsung menoleh kearah suara.

“ah, aniyo… silahkan duduk”

“maafkan aku karna harus memaksamu kesini” wanita itu menarik kursinya dan duduk.

“gwenchana. Hanya saja aku bingung, apa aku pernah mengenal ahjumma?” sica memiringkan sedikit kepalanya.

“oh, rupanya kau masih belum ingat ya?” ahjumma itu tersenyum

Jessica masih menatap bingung kea rah ahjumma itu.

“aku eomma dari taecyeon”

“nugu?” Jessica merasa asing mendengar nama itu.

“kau kenal dekat dengan dia, dulu kau sering main kerumahnya. Dan ahjumma selalu menyiapkan cemilan untuk kalian berdua”

Jessica kaget mendengarnya. Taecyeon? Mendengar namanya saja baru kali ini, bagaimana bisa aku sedekat itu dengannya, pikir sica

“ini, untukmu” ahjumma itu myadarkan sica.

“ige mwoya?” Jessica meraih kotak berukuran sedang itu.

“sebelum dia meninggal, kotak ini adalah salah satunya barang yang ia siapkan untukmu.”

“mwo? Meninggal?” Jessica makin tidak nyambung dengan apa yang ia dengar.

“simpanlah baik-baik barang ini. Ini barang terakhir yang ia berikan untukmu. Mianhae, karna ahjumma baru memberikan padamu sekarang.

Jessica membuka kotak itu. Ditariknya perlahan pita yang melingkari kotak itu. Dan perlahan membuka kotak yang tertutup itu. Sepucuk suratlah yang ditemukannya di dalam kotak itu.

“Saengil chukhae hamnida Jessica Jung! Kau sudah besar sekarang. Dan kau juga tumbuh dengan baik. Jadilah semakin membaik setiap waktunya! Jaga kesehatanmu. Saranghae Jessica Jung, FIGHTING!!”

Deg. Ada apa sebenarnya ini, apa hubunganku sebenarnya dengan taecyeon. Saranghae? Semudah itukah dia mengucapkan pada seorang yeoja yang buka yeoja chingunya?.

Jessica menatap kosong kearah surat itu. Kemudian dibukanya sebuah kertas tebal yang sedari tadi menutupi hadiah di dalam kotak itu. Ia menemukan sebuah kotak berukuran lebih kecil di dalamnya. Dibukanya kotak itu, dan……Deg. Jessica terkejut saat melihat sebuah kalung dan cincin yang sangat indah. Jessica makin bingung dengan apa yang di dapatkannya ini.

‘ahjumma…” entah kenapa suara Jessica mulai terdengar melemah.

“Jessica, gwenchanayo?” ahjumma itu menghawatirkan Sica

“semua ini…. Bagaimana bisa aku mendapatkannya dari anakmu? Sebenarnya dia siapa? Dan siapa aku baginya”

“sepertinya bukan saatnya kau mengetahuinya, nanti kau pasti akan tahu sendiri. Lebih baik sekarang aku mengantarmu pulang, kau mendadak pucat” ahjumma itu bangkit dari tempatnya dan mulai mengajak Sica.

***

Seperti biasa, Jessica selalu pergi kesekolah bersama dengan Donghae. Tapi sifat Jessica yang berubah.

“Jessica, gwenchanayo?” Tanya donghae yang dari tadi  meliahat Sica seperti orang yang kelelahan.

Tidak ada jawaban dari Sica.

Donghae menepikan mobilnya. Lalu menempelkan tangannya di dahi Sica. Hangat, itulah yang dirasakannya.

“kamu sakit ya? Mau aku antar kedokter?” khawatir donghae.

“aniyo, jalan saja terus, kita harus sekolah hari ini” Jessica menenagkan Donghae.

“ani… aku akan mengantarmu kedokter”

“jebal, kita kesekolah saja. Gwenchanayo, jeongmal gwenchanayo.”. tiba-tiba Jessica merasakan yang suhu berbeda dari tangannya.

“kamu kenapa? Ada masalah? Kenapa gak cerita, kan kita udah janji, gak bakal ada rahasia apa-apa anatara kita berdua. Biar nanti kamu cepet inget lagi kalau saling terbuka.” Donghae menggenggam tangan Sica tiba-tiba.

Entah kenapa, Jessica tidak mau melepas tangan Donghae. Dia merasa tenang saat diperlakukan seperti itu.  Jessica tersenyum menatap dua bola mata yang saat ini sedang menatap lembut kearahnya.

“jadi, kamu mau cerita apa sekarang?” Donghae masih menggenggam tangan Sica.

“kamu kenal sama yang namanya Tacyeon? “ Tanya Sica.

Donghae kaget dan melepaskan genggaman tangannya. Jessica merasa aneh dengan reaksi donghae, ia melihat tangan Donghae yang dengan cepat reflex terlepas dari genggamannya.

“ah, aniyo. Aku tidak mengenalnya sama sekali. Memangnya kenapa?” penasaran Donghae.

“ini, aku mendapatkan ini dari eommanya tadi malam.” Jessica mengambil sebuah kotak dan memberikannya kepada Donghae.

‘Dengan khawatir dan masih kaget. Donghae mebuka kotak itu, dan melihat surat yang terletak didalamnya.  Hatinya sesak saat melihat kotak kecil yang berisi kalung dan cin-cin.  Dua hal ini, pasti Tacyeon akan mengatakan sesuatu yang penting saat memberikan ini kepada Sica.

“donghae? Kamu tahu?” Jessica menatap kearah Donghae.

‘’hm, kalungnya bagus. Cincin nya juga. Pasti kamu cantik deh make ini.” Ucap donghae sambil menutup kotak itu dan mengembalikannya.

‘Ya! Donghae, aku kan gak minta pendapatmu. Aku nanya maksud dari dia ngasih aku kalung ini, apa kamu tahu”

‘ ya mungkin hanya sekedar ngasih kado aja, gak lebih. Memangnya kamu mengharapkan sesuatu yang lebih ya?” donghae menengok kea rah Sica.

“aniyo, hanya saja, aku rasa ada sesuatu dibalik kalung dan cincin ini. Pasti ini sebelum aku kecelakaan dan lupa ingatan. Duh, kenapa aku harus lupa ingatan, kan ribet jadinya” Jessica memukul kecil kepalanya.

‘sudahlah, kita lanjut jalan aja sekarang, udah banyak ngabisin waktu nih.” Donghae mulai menjalankan mobilnya.

“ke sekolah ne. bukan kerumah sakit” Jessica menggoda Donghae.

“ne, arraseo” Donghae memberi senyum tipis.  Bagaimana bisa dia tertawa disat yang sebenarnya membuat jantungnya kaget dan gelisah.

 

***

“youngie…” Sica memulai pembicaraannya.

“apa kau kenal seseorang yang bernama tacyeon?” sambung Sica. Sooyoung hamper saja tersedak kalau tadi Sica tidak cepat-cepat memberinya minum.

“nugu? Taecyeon” ulang Soo

“ne, kamu mengenalnya tidak?” sica melanjutkan bertanya.

“aa…andwe. Aku baru saja mendengar nama itu. Memangnya kenapa?”

“aku penasaran saja, apa benar orang bernama taecyeon itu adalah bagian dari ingatanku yang hilang? Tapi dia sudah meninggal, bagaimana bisa aku menemuinya.” Sica mendesah pelan.

“sudahlah, tidak usah kau fikirkan lagi.” Ketus Soo.

“ohya, tadi kau berangkat bersama Donghae?” Soo menatap tajam kearah Sica.

“ya! Kenapa kau menatapku seperti itu hah?” Sica sedikit menggeser dari Soo.

“aku sudah bilangkan padamu, jangan dekat-dekat dia lagi. Apa kau tidak mengerti hah?”

“apa alasanmu melarangku untuk bersama Donghae. Dia namja yang baik”

“kau tetap harus menjauhinya Sica. Aku tidak peduli kau dekat dengan namja baik manapun, tapi aku mohon jangan Donghae. Bukan dia Sica” Soo melembutkan suaranya.

“andwe, kalau kau tidak member alasan yang kuat. Aku tidak akan menjauh darinya. Lagi pula aku nyaman kok bersamanya” tegas Sica, lalu pergi ke kelas meninggalkan Soo.

***

“baiklah, ayo kita mulai latihannya.” Ucap Donghae yg baru datang sambil meletakkan tasnya

“Hae, Soo Young mencarimu dari tadi. Dia menunggumu disana” ucap Kyuhyun. Donghae mengikuti arah jari Kyuhyun, dan bertemu mata dengan Sooyoung. Dengan cepat donghae mengalihkan pandangannya lagi.

“kau latihlah mereka dulu, aku akan menemuinya sebentar” Donghae berlari kecil ke arah Soo.

“mau apa kau menemuiku?” dingin Donghae.

“apa maumu sebenarnya hah?!” Soo langsung mengeluarkan amarahnya.

“apa maksudmu? Kenapa berteriak seperti itu di depanku, hah?” Donghae juga mulai kesal

“kau memberitahu Sica kan? Apa kau sudah gila hah?! Bagaimana bisa kau langsung berbuat seperti itu , sedangkan kau saja baru tahu kemarin. Aigo, kau ini memang benar-benar tidak punya perasaan ya. !”

“aku? Apa yang aku beri tahu pada Sica hah?. Tentang hal yang baru saja aku tahu kemarin, apa itu tentang taecyeon?”

“kau masih pura-pura tidak tahu? . aigo, Jinja” Sooyoung sedikit menggelengkan kepalanya.

“kau kira kau saja hah yang terkejut? Aku juga! Bukan aku yang melakukan hal itu, kau fikir aku tega memberitahu semuanya? Terlebih lagi taecyeon itu kekasihnya yang telah tidak ada?”

“lalu, siapa yang  memberitahunya, hah?”

“taecyeon eomma, ialah yang memberitahunya. Aku tentu tidak tapat berbuat apa-apa. Dan aku harap kau juga tidak melakukan hal yang sama kepada eomma taecyeon.” Donghae langsung berbalik dan melanjutkan latihannya. Tanpa peduli apa yang difikirkan Sooyoung selanjutnya.

***

“kamu mau kan mengantarku kerumah eommanya taecyeon” . Sica datang menmui Donghae diruanng latihannya.

“mau apalagi kamu kesana? “ Tanya Donghae tenang. Tapi sebenarnya ia sedang khawatir.

“aku ingin menanyakan masalah ini lagi.” Ucap Sica sambil menggoyangkan sebuah kota kecil.

“kalung dan cin-cin itu? Kan aku sudah bilang, kalau semua itu hanay kado saja. Untuk apa kau menanyakan lagi hal itu?” donghae mencoba membujuk Sica.

“tapi, entah kenapa aku merasa ada suatu hal yang lebih. Jebal”

“aniyo, aku sibuk.” Donghae merasa hatinya perih saat mendengar Sica berkata seperti itu. Ia juga taku t kehilangan Sica , jika ia benar-benar melakukannya. Donghae merasa kini dirinya sudah sama seperti Soo, tidak ingin ingatan Sica kembali.

“Donghae…” Jessica menahan lengan Donghae yang ingin pergi.

“jebal, jeongmal kali ini saja” pinta Sica lembut dengan nada memohon.

“ne. kali ini saja ya? Kau berjanji tidak akan kesana lagi kan?” Donghae membalik badannya dan menatap sica.

“ne” jawab Sica sambil tersenyum.

“memangnya kamu tahu rumahnya dimana?”

“kemarin dia ngasih kartu namanya ke eomma. Dan eomma memberinya padaku. Waktu dia mengantarku pulang.

***

“aku tidak ikut turun ya. Aku menunggu di mobil saja”

“waeyo? Nanti takutnya aku lama, terus kasian di kamu nunggunya lama. Kajja, kita turun berdua ya? “ ajak Sica.

“aniyo, aku baik-baik saja menunggu dimobil. Lagian kalau aku bosan aku bisa menelpon Kyuhyun untuk menemani ngobrol.” Ya, kyuhyun memang sahabat yang sebenarnya bagi donghae.

“hm, yasudah. Aku turun dulu. Kamu tunggu disini dulu ya” ucap Sica sambil membuka pintu mobil.”

Sebenarnya Donghae punya alasan yang lebih kuat dan benar-benar membuatnya tidak ingin bertemu eomma nya taecyeon. Donghae kenal dekat dengan eommanya taecyeon, bagaimana bisa ia membiarkan orang yang kenal dekat dengannya menegurnya di depan seorang yeoja yang ia beritahu hal sebaliknya. Ia tidak ingin Sica tahu dia membohonginya, Donghae belum siap untuk melepasnya.

“oh, kau rupanya. Ada yang mau dibicarakan?” ucap seorang ahjumma yang baru saja membuka pintu.

“ne, aku Sica. Aku ingin menanyakan soal ini” Jessica mengeluarkan kotak kecil itu.

“oh, silahkan masuk dulu kalau begitu.”

Jessica masuk kedalam rumah itu. Dan dia duduk dikursi  tamu.

“kau dengan siapa kesini?’ Tanya ahjumma itu membuka pembicaraan.

“dengan temanku”

“temanmu? Kenapa tidak disuruh turun?” Tanya ahjumma itu sambil menengok kearah mobil yang sedang terparkir

“dia bilang tidak usah, takut merepotkan.”

“tentu saja tidak. Pasti temanmu itu namja ya? Dia sangat baik sepertinya. Teman satu sekolahmu?siapa namanya?“

“ne, dia baik kok. Lee Donghae, namanya.”

“Donghae?” ucap eomma taecyeon tidak percaya.

“waeyo?” Tanya sica yang aneh melihat ekspresi terkejut itu.

“aniyo. Ohya, masalah kalung dan cincin itu, kita akan mengobrol sambil meminum teh. Aku akan membuatkan untukmu.” Ahjumma itu bangkit dan berjalan menuju dapur.

Jessica hanya menatapnya dengan masih bingung. Perlahan dia memandang sekeliling rumah itu. Rumah ini sederhana, namun, segalnya terasa elegan. Kemudian dia menagkap sebuah foto yang terpajang di sudut ruang tamu. Foto seorang namja yang ia yakini sebagai Taecyeon.

“pasti itu taecyeon. Dia namja yang tampan dan sepertinya baik” Sica tersenyum.

Kemudian Jessica meneruskan pandangannya. Ia tertarik pada sebuah piano yang diletakkan tidak jauh dari kursi tamu. Namun tidak sengaja Jessica menangkap sebuah foto yang membuatnya terkejut.

“foto itu…” Jessica bangkit dan mencoba melihat foto itu dengan jelas.

-TO BE CONTINUED-

15 pemikiran pada “IT’S YOU – chapter 3

  1. kyaaaaa lanjutkan authorr …
    Aku suka bgttt,,dan bkin aku penasaran sma hubungannya Donghae sma eoma taecyeon..
    Cpet di lanjut yaaa thorrr,,jng lama2 yaaaa..
    #semoga next chap cpet di publish ..
    Hwaiting Auhtorr ;)

  2. yaak Authornim!! Ppali lanjutin ne? >< udah makin tegang (?) ini T^T knp sooyoung ga suka bgt sm Donghae?? gmn dg sica ntr klo ingatanny udh pulih?? dan foto itu foto apa authornim??! :'( You make me crazy, authornim -_-"

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s