Love Is Supposed – part 6 ( END)

Love is Supposed – chapter 6

Judul ff: Love is supposed – chapter 6

Cast: Jessica Jung, Lee Donghae

Other cast: cho kyuhyun, leeteuk,  shoi siwon ,seohyun, taeyeon, tiffany,sunny, yuri

Genre: romance

Author: jane

Im Yoona, kau benar-benar!!!” plak tamparan keras mendarat di wajah yoona.

Kyuhyun dan seohyun kaget melihat apa yang terjadi mereka memilih untuk pergi dari tempat.

“oppa! Waeyo? “ tanya yoona kaget

“bagaimana bisa kau melakukan hal rendah seperti itu hah, apa kau tidak berfikir apa akibatnya kalau kau melakukan semua itu ? HAH!!?”

“apa maksudmu?aku tidak mengerti”

“ saat jessica menangis dan di pabrik tadi. Kau yang telah menyebabkan semuanya kan? “

“ani….aniyo. tentu saja bukan aku, mana mungkin aku melakukan semua itu” jawab yoona yang masih terus menghindar.

“IM YOONA!! ada apa denganmu hah? Kenapa kau masih tidak mau mengakui kalau kaulah yang menyebabkan semuanya. Percuma. Aku sudah mengetahuinya.” Tegas donghae

“……”yoona diam

“waeyo hah? Jawab aku!!” bentak donghae

“ne, memang aku yang sudah membuatnya menangis. Aku juga telah mencelakakannya. Aku memang benar-benar ingin membuatnya menderita.!”

“kenapa kau berbuat seperti itu? Memangnya apa yang telah diperbuat sica sampai membuat mu ingin mencelakakannya?!”

“karna kau, itu semua karna kau. Aku tidak mau oppa bersama wanita lain selain aku, kau hanya akan bersama ku, bukan dengan wanita lain seperti jessica. Aku akan merebutmu kembali”

“tidak, aku sudah membencimu, aku sudah tidak memiliki sedikitpun cinta untukmu, itu semua karna dulu kau telah meninggalkanku terlebih lagi kau sekarang telah melukai seorang wanita yang aku sangat cintai, dan itu membuat hatiku sakit. Itu semua karnamu. Pergilah dari hidupku”

“aniyo, aku tidak akan pergi. Aku tetap ingin memilikimu, apapun caranya.”

Plak, donghae menampar yoona lagi.

“kau sangat jahat. Kau itu seorang wanita, bagaimana bisa melakukan hal sekejam ini hah?. Sudahlah, aku sudah tidak ingin melihatmu lagi. Pergilah sejauh mungkin dari hidupku, kau tidak akan pernah mendapatkanku!!” bentak donghae

Donghae langsung berjalan ke ruang perawatan jessica. Meninggalkan yoona.

“mianhae oppa” ucap yoona dalam hati sambil menatap kearah punggung donghae yang semakin lama menghilang.

___di ruang perawatan sica___

“taeyon, bagaimana keadaannya? Apakah sudah membaik?”tanya donghae sambil duduk di kursi yang ada disebelah tempat tidur sica.

“tadi dokter bilang dia sudah sedikit membaik, besok sudah bisa pulang” jawab taeyeon

“baguslah, aku lega mendengarnya”

“hae, aku ingin pergi membeli makanan dengan teuk. Kau pasti belum makan kan?” tanya taeyeon

“oh, ne baiklah. Hati-hati, dan cepat kembali”

“ne, sampai nanti hae” ucap leeteuk sambil melambaikan tangannya.

Dikamar sekarang hanya donghae dan jessica. Donghae meraih tangan jessica dan menggenggamnya. Ia mencium tangan mungil jessica. Kemudian menatap jessica dalam-dalam.

“jessica, mianhae…. ini  semua karna aku. Aku tidak bisa menjagamu. Aku benar-benar bodoh, mianhae” ucapa donghae masih sambil memegang tangan sica.

“sadarlah, aku ingin mendengar suaramu, menatap bola matamu yang indah. Aku rindu dengan suara dan tatapan tulus mu. “ donghae meneteskan air mata.

Tiba-tiba..

“oppa” suara lembut seorang yeoja telah membuat donghae kaget dan berhenti menangis.

“sica! Kau sudah sadar. Bagaimana keadaanmu? Kau masih merasa sakit?” tanya donghae sambil menatap sica

“gwenchana, aku tadi itu hanya kurang enak badan saja, kau tidak perlu terlalu khawatir.” Ucap sica sambil tersenyum

“sica, mianhae. Aku tidak bisa melindungimu. Jeongmal mianhae.” Donghae mengelus lembut rambut sica.

“oppa, jadi kau sudah tau semuanya?”

“ne, wanita itu. Aku sudah memperingatinya. Jujur saja, aku tidak menyangka dialah yang menyebabkan semua ini.”

”oppa, apa yang kau lakukan padanya? Omo, jangan-jangan kau memarahinya! Ah, gwenchana oppa, kau tidak perlu melakukan itu padanya, lagipula sekarang aku sudah membaik”

“ne, aku memang melakukannya. Lagipula siapa yang tidak marah bila orang yang mereka sayangi diperlakukan seperti itu? Memangnya dia siapa sehingga bisa melakukan itu padamu? Aish! “

“hahaha, oppa, tenangka dirimu. Aku tidak suka melihat sifatmu yang jelek seperti itu”

“Yaa! Kau, bagaimana bisa tertawa dalam keadaan seperti ini hah? Kau tidak sadar kalau tadi kau hampir mati? Kau ini”

Jessica hanya membalas tingkah donghae yang aneh dengan senyuman. Mereka menghabiskan waktu dengan bercanda, mereka sangat menikmati kebersamaan itu.

—Rumah Yoona—-

Yoona berjalan menuju kamarnya dengan meneteskan air mata. Ia masuk ke kamarnya dan menangis di atas tempat tidur.

“yoona? “ ujar seorang ahjumma sambil membuka pintu dan masuk ke kamar yoona

“ada apa hah? Ceritakan padaku” ujar wanita itu yang kini sudah ada disamping tubuh yoona yang sedang menangis

“eomma!” yoona memeluk wanita itu

“kenapa kau menangis? Aku akan menghiburmu yoong

“ini semua salahku, wanita macam apa aku ini. Aku jahat eomma, aku malu dengan apa yang sudah aku lakukan. Eothokke..?”

“donghae….?” tanya wanita itu memastikan

Yoona menjawab nya dengan tangisan

“eomma sudah bilang padamu, biarkan saja dia bersama wanita itu. Hanya wanita itu yang bisa membuatnya bahagia, bukan dirimu. Kau tidak bisa memaksakan perasaan seseorang. Kau seharusnya merasa cukup, karna pernah mengisi hatinya, menemani hari-hari nya dan membuat harinya lebih indah. Kau harus rela yoong”

“ani, aniyo eomma. Ia tidak pernah bahagia saat bersama denganku. Aku selalu membuatnya sakit hati, mengecewakannya. Aku lah yang membuatnya pergi dari hidupku, ini semua salahku!”

Yoona semakin menangis. Ia mengeluarkan semua yang tertahan dihatinya.

“eomma, aku ingin bersama ayah. Aku malu berada disini. Kumohon, izinkan aku. Aku takut kalau aku masih belom bisa merelakan donghae, aku takut akan berbuat hal seperti ini lagi nantinya. Jusseyo…. jeongmal jusseyo eomma”

“ne, eomma rasa itu lah yang paling membantumu melupakan dia. Baiklah, ibu akan mengurus segala surat kepindahanmu dan juga paspormu. Ibu usahakan tidak lama lagi kau sudah bisa meninggalkan seoul”

“gomawo eomma, mianhae atas apa yang telah aku perbuat. “

“gwenchana yoong. Ok, sekarang, ayo kitamakan malam. Ibu sudah masak makanan yang enak. Ayo makan bersama “

“ne eomma”

___( 3 hari kemudian)___

—- Universitas Seni—-

“sica, pagi ini kau benar-benar yeppo. *wink*” goda donghae

“aish kau ini, ini masih pagi jangan buat perasaanku menjadi seperti ini. Kajja, kita turun .” ajak sica

Donghae dan sica berjalan menuju ruang kelas bersama-sama. Banyak yeoja yang iri dengan jessica. Karna mereka terlihat begitu serasi. Semua yeoja maupun namja memperhatikan mereka.

“mwo, surat siapa ini? “

“molla, coba saja kau buka “

“ * oppa ,temui aku di taman belakang bila kau sudah membaca surat ini,aku menunggumu. Yoona* “  ucap donghae dalam hati.

“temui dia, mungkin memang ada hal mendesak yang ingin dia katakan”

“hah? Andwe, aku tidak mau menemuinya lagi.”

“Ya! Kau tidak boleh begitu. Bagaimanapun kau harus menghargai apa yang telah dia lakukan padamu. Aku rasa dia butuh keberanian yang besar untuk menyampaikan surat ini padamu. Setelah apa yang terjadi belum lama ini. Ayolah, ya?” rayu jessica

“aiigo…., yeoja itu!” kesal donghae

“oppa? “

“ne, arraseo. Aku akan pergi menemuinya”

Jessica tersenyum.

—- Taman—-

Donghae berjalan kearah seorang yeoja yang saat ini sedang membelakanginya.

“gomawo karna sudah mau datang” ucap yeoja itu masih membelakangi donghae.

“ppali, aku tidak punya banyak waktu!” ketus donghae

“mianhae, jeongmal mianhae. Aku telah membuatmu menderita. Kumohon, maafkan aku”

Donghae hanya membuang wajahnya dari hadapan yoona. sekarang hatinya sangat dingin bila bersama yoona.

“ne, memang aku yang menyebabkan jessica menderita. Aku yang membuatnya menangis, aku juga yang membuatnya hampir terbunuh. Kau pasti tidak akan memaafkanku kan? Ne, kau pasti akan membenciku. Tidak seharusnya aku meminta maaf padamu.“

Donghae menatap yoona tajam.

“aku memang tidak pantas untukmu. Aku selalu membuatmu kecewa, bahkan sakit begitu dalam. Jessica lah yang mampu membuatmu sebahagia ini. Aku iri dengannya. Waeyo? Mengapa bukan aku yang membuatmu bahagia. Mengapa kau tersenyum bukan karna aku. Aku iri dengan jessica, itulah mengapa aku melakukan semua nya “

“jangan meminta maaf padaku. Karna bukan aku yang kau sakiti. Justru karna kau aku dapat menemukan kebahagian yang benar-benar aku mau. Kau tahu harus meminta maaf pada siapa.”

“sudah, aku sudah bertemu dengannya. Dia gadis yang sangat kau cinta dan sayangi kan?. Dia Jessica jung. Aku sudah mengatakan semua padanya. Dan dia sudah memafkanku. ”

“mwo?” kaget donghae

“aku akan meninggalkan seoul beberapa jam lagi untuk waktu yang lama. Aku harap kau bisa membiarkan ku meninggalkan seoul tanpa perasaan bersalah pada siapapun, tapi sepertinya rasa bersalah itu akan ikut bersamaku meninggalkan seou. tapi,Gomawo karna kalian semua sudah mau membuatku menerima pelajaran yang berharga. Aku harap kalian akan baik-baik saja dan hidup bahagia “ senyum yoona

“aku sudah memafkanmu, kau bisa pergi tanpa rasa bersalah apapun” . donghae langsung berjalan meninggalkan yoona.

“jinja?. Ne, gomawo oppa!” perasaan bersalah yang membuatnya terdesak kini sudah tidak ada lagi.

—- Ruang Kelas —-

“ chagi, kapan kau bertemu dengannya?” ucap donghae sambil duduk di tempat duduknya sebelah sica.

“kau tak perlu tahu, yang penting sekarang kita sudah bisa hidup bahagia. Tidak ada lagi beban yang membebani pikiranmu, aku, dan yoona. Aku tahu, kau pasti memaafkannya kan? Kau tidak pernah tega melihat orang yang begitu menderita. Biarpun itu yoona. hehehe”

“ne, aku akan hidup bahagia bersama denganmu, orang yang aku cintai. Jangan pernah meninggalkanku ne? “

“oke, arraseo oppa” ucap jessica sambil membentuk isyarat oke ditangannya.

“aigo, kau ini” donghae mengacak-ngacak rambut sica.

9 TAHUN KEMUDIAN

“jangan kemana-mana ne? Appa akan menjemputmu nanti, arraseo?”

“ne appa! Arraseo”

“baiklah, ayo, kau harus mencium pipi kanan dan kiri eomma mu dulu sebelum kau pergi “

Seorang anak kecil yang tampan berlari kearah seorang wanita yang baru saja turun dari tangga.

“omo, woon jin, kau sudah mau berangkat ternyata. Mianheya, eomma tidak bisa sarapan bersamamu tadi. Eomma bangun terlalu siang”

“gwenchana eomma, aku tadi makan bersama appa. Aku kenyang sekarang”

“jinja? Wah, kau pintar sekali. Kalau begitu, sekarang kau harus pergi kesekolah, nanti terlambat, kajja”

“arraseo eomma” ucap woon jin sambil mencium pipi kanan dan kiri wanita itu

“ aku juga harus berangkat sekarang, mianhe karna tidak bisa mengantarmu ke rumah leeteuk dan taeyeon. Aku akan menyuruh pak kim untuk mengantarmu nanti chagi” ucapa lelaki itu sambil mencium kening istrinya dan memeluknya.

“ hati- hati, sampai bertemu saat makan malam nanti hae oppa. Kau juga woon jin, jangan nakal disekolah” ucap jessica sambil melambaikan tangannya

Jessica dan donghae menikah selama 7 tahun yang lalu, mereka sudah mempunyai seorang malaikat kecil yang menjadi penguat cinta mereka dan alasan mereka untuk tetap harus mencintai satu sama lain, Lee Woon Jin, anak kecil yang berumur 6 tahun itulah malaikatnya, yang telah lahir didunia ini.

Sementara itu, taeyeon dan leeteuk juga sudah menikah sekitar 8 tahun yang lalu. Mereka juga mempunyai anak yang cantik. Mereka bahkan berencana menjodohkan anak mereka dengan anak seohyun dan kyuhyun yang tampan. Sedangkan tiffany dan siwon? Mereka tinggal di Amerika sana, karna siwon yang harus memimpin perusahaan keluarganya. Sementara itu, tiffany adalah yeoja cantik yang memang terlahir di amerika. Anak mereka tampan, wajah campuran dari tiffany dan siwon. Sunny? Ia sudah mempunyai suami, dia adalah Sungmin. Mereka di jodohkan, tapi, siapa bilang orang yang menikah karna perjodohan tidak pernah saling mencintai? Sepertinya itu berbanding  terbalik dengan keadaan Sunny dan Sungmin. Sungmin seorang direktur dari sebuah majalah dan sering berkerjasama dengan perusahaan donghae, kyuhyun dan leeteuk untuk kepentingan majalahnya. Perfect.

Mereka semua mengelola perusahaan-perusahaan besar. Bisa dibilang, mereka semua seperti sahabat yang sudah menjadi keluarga. Bahkan perusahaan mereka pun saling bekerja sama. Ikatan persahabatan mereka sudah pasti semakin erat.

—- Di Perusahaan—

“jinja? Bagaimana bisa perusahaan kita bekerjasama dengan perusahaan yang sama selain perusahan kita?” kaget kyuhyun

“molla, mungkin perusahaan ini ingin memasarkan produk-produknya yang baru dengan mengandeng perusahaan kita.” Jelas dongahe

“ne, kau benar. Lagi pula perusahaan-perusahaan pemasaran kita ini yang terbesar di korea. Jadi tentu saja ia memilih kita untuk memasarkan produknya” tambah leeteuk

“oppa?” tegur seorang yeoja

“mwo?” ucap mereka bertiga serempak setelah melihat siapa yang datang.

“ anyeong leeteuk oppa, donghae oppa, kyuhyun oppa. Lama tidak bertemu”

“Ya, Im Yoona, bagaimana kau bisa disini?” tanya leeteuk

“ne, kenapa kau datang secara tiba-tiba dan mengagetkan kami hah?” ucap kyuhyun masih dengan ekspresi terkejut

“suamiku direktur di perusahan ini, dia ada rapat sebentar lagi, jadi sebaiknya aku pulang. Tapi aku melihat kalian , orang yang kukenal. Jadi apa salahnya kalu aku menyapa?”

“suamimu ternyata direktur disini?” tanya donghae

“ne, kalian juga direktur kan?”

“ne, tentu saja. Orang setampan kami memang sepantasnya menjadi direktur” pd kyuhyun

“ jadi suamimu Taecyeon-ssi?” tanya leeteuk

“ne.oh iya, dimana jessica, seohyun, tiffany, dan sunny?” tanya yoona

‘ceritanya panjang, ayo duduk dulu.kami akan menceritakannya” jawab kyuhyun

“ne”

Yoona duduk dan memsan minum. Mereka bercerita mengenai hidup mereka selama 9 tahun lalu.

“wah, kalian sepertinya sangat bahagia sekali. Baguslah kalau begitu. Apa yang aku harapkan benar-benar terjadi, kalia semua hidup bahagia. Begitu juga dengan aku, yang bisa menemukan orang seperti taecyeon oppa”

“oh, iya. Bagaimana kalau kita dan keluarga kecil kita pergi berkumpul nanti malam dirumah ku? Ya seperti reuni.kebetulan tiffany dan siwon akan sampai di seoul sore ini” Ajak donghae

“ide bagus, ayo kita melakukannya, pasti akan sangat mengasyikan. Aku akan memberitahu taeng untuk memberitahu sunny dan sungmin”

“ne, aku akan datang” jawab kyuhyun yang langsung diikuti anggukan setuju dari yang lainnya.

“baiklah, kita harus rapat dengan suamimu, sampai bertemu nanti malam” ucap kyuhyun

“ne oppa, kalian semua, Fighting ya!”

—-Rumah Donghae—

“aigo, kau ini, neomu yeppo. Apakah kau istriku ? betapa beruntungnya aku” kagum donghae

“haish kau ini, tentu aku istrimu. Kita sudah lama menikah”

“jinja?”

“ne. Oh iya, aku senang kau bisa bersikap ramah dengan yoona saat bertemu tadi. Aku fikir kau masih membencinya..”

“itu sudah lama. Lagipula, aku sudah mempunyai keluarga kecil yang kuimpikan. Memiliki seorang istri yang cantik dan seorang anak yang tampan. Jadi, untuk apa lagi aku mengingat masa laluku yang tidak lebih indah dari ini? Aku sudah membuka lembaran hidup baru saat menikah denganmu, Jessica Jung”

“kau benar, kita harus menjalani hidup kita yang baru. Dan jangan pernah melihat ke masa lalu lagi. Baiklah.  Ppali , sebentar lagi mereka akan datang, kita tidak boleh telat sebagai tuan rumah. Kajja!” ajak sica

Donghae, jessica, dan woon jin turun kebawah, menyambut teman- teman mereka

*toktok*

“ah, hyung. Kajja, silahkan masuk” ucap donghae mempersilahkan seohyun dan kyuhyun bersama anak mereka masuk.

“apakah kami yang pertama?” tanya seo

“ne, kalian yang pertama. Kalian kan tahu, diantara mereka, kalianlah yang paling tepat waktu, yang lainny mah, hmm sering telat. “ucap sica sambil tersenyum

“haish, teuki hyung, dia berkata bahwa dia sudah sampai dirumahmu dan acaranya sudah dimulai, maknya aku cepat-cepat datang, ternyata…. haishh!” gerutu kyuhyun

“just wait, mereka akan segera datang pasti” ucap donghae menenangkan kyuhyun.

15 menit kemudian teuk dan taeyeon datang, bersamaan dengan sunny dan sungmin.

“omo, sunny. Kau mengandung ya?” tanya jessica yang kaget dengan perut sunny yang besar

“ne, miahae karna tidak memberitahu kalian” jawab sunny

“jinja? Pantas saja, saat kami ajak berkumpul kau jarang ikut, ternyata karna kondisimu yang sedang hamil” balas seohyun

“chukkae sunny, semoga kau melahirkan anak yang secantik dirimu dan setampan sungmin, ne” ucap taeyeon

“ya, chagi, apa kau barusan saja memujinya? “ cemburu leeteuk

“aku berkata yang sebenarnya, sungmin memang tampan, apa menurutmu aku sedang berbohong? Itu hanya pujian. Jangan memasang wajah seperti itu, kau lebih tampan kok“ hibur taeyeon

“ne, aku tahu. Kau hanya memujinya, karna kau mencintaiku taeng, ne?” manja leeteuk

Mereka bercanda, tidak lama setelah itu, siwon dan tiffany datang bersama anak mereka.

“oppa!” ucap jessica sambil berlari lalu memeluk siwon

“ne, Jessica” ucap siwon membalas pelukan jessica

“wah, sudah lama kita tidak bertemu, apa kau tidak rindu padaku? Mengapa kau baru pulang sekarang?”

“mianhae, aku sibuk disana, lagipula tiffany kan sudah 2 kali sebulan kembali ke seoul untuk bertemu kalian.”

“ne sica, lain kali kami akan lebih sering datang kesini, ne” jawab tiifany

Akhirnya yoona datang bersama taecyeon.

“annyeonghaseyo, ah, mianhae. Kami terlambat, tadi ada beberapa masalah yang belum terselesaikan, jadi kami agak terlambat.” Ucap yoona dengan taecyeon

“tidak apa- apa, lagi pula kami belum memulai pestanya kok” ucap jessica

“yoona, ini anakmu? Wah tampan sekali!” puji taeyeon

“ah,ne. Gomawo ya. Anakmu juga cantik, sama sepertimu” puji yoona kembali

Mereka mengobrol di taman belakang, bercerita masa percintaan mereka dulu , apa yang di lakukan mereka sekarang, dan hal laiinya. Mereka menyaksikan anak-anak mereka bermain bersama, tertawa bersama, mereka berharap persahabatan mereka ini akan terjadi dengan anak-anak mereka yang sekarang ini.

“gomawo, karna kalian semua sudah mau datang untuk merayakan ini. Sampai jumpa esok” salam donghae

“gomawo, kalian sudah menyambut kami dengan baik. Pesta ini menyenangkan” puji taecyeon

“baiklah, kalau begitu kami pamit dulu, sudah malam. Anak- anak juga sepertinya sudah lelah.” Ucap siwon

“ne, kami permisi” mereka semua mengucapkan sala permisi dan pulang.

Donghae menggendong woon jin kekamarnya karna dia sudah tertidur karna terlalu lelah bermain.

“mimpi indah woon jin, saranghae” ucap donghae dan jessica sambil mencium kening woon jin

Jessica dan donghae kembali ke kamar mereka. Jessica berganti baju dan berjalan ke arah balkon kamar untuk memandangi bulan sebentar.

“chagi” ucap donghae sambil memeluk pinggang jessica dari belakang

“semuanya benar. Semuanya nyata. Seburuk-buruk nya sesuatu pasti akan indah juga pada akhirnya. Sesulit apapun itu pasti akhirnya akan menjadi mudah. Tangisan pasti akan berubah menjadi kebahagian yang tidak pernah terbayangkan. Dan kebahagian itulah yang kini kita rasakan. Masa lalu hanya masa lalu, apapun yang terjadi masa depanlah yang seharusnya menguasai kita, bukan masa lalu. Dan aku bahagia, karna masa depan yang menguasai ku adalah sebuah kebahagiaan” ucap sica sambil menatap langit.

“ chagiya” ucap donghae membalikan badan jessica menghadap dirinya.

Donghae memeluk jessica dan mengelus rambut halus istrinya. Jessica membalas pelukan itu . mereka berpelukan dibawah sinar bulan. Donghae mengangkat wajah jessica dan mencium bibir yeoja itu. Diciumnya dengan halus bibir mungil jessica itu.

“saranghae Jessica Jung” ucap donghae memegang erat tangan jessica

“nado saranghae oppa” ucap jessica sambil bersandar dipundak donghae.

———————————————————–END————————————————————————–

FINALLY, selesai juga buat ceritanya, walaupun gaje. tadinya pengen sad ending. Cuman gak tau kenapa gak tega aja bikin cerita yang sad ending, apa lagi antara jessica sama donghae. Masalah typo yang masih bertebaran author cuman mohon maklum aja ya ^^. Oke, cuman mau bilang makasih sama yang udah baca ini sampe abis. Sama yang udah bersedia komen dibeberapa postingan sebelumnya juga. Pokoknya makasih buat haesica shipper yang udah mau ngebaca FF ini. Semoga author bisa buat FF lagi ya. GOMAWO, JEONGMAL GOMAWO! ^^

23 pemikiran pada “Love Is Supposed – part 6 ( END)

  1. Waa keren aku suka ff nya
    Tapi ada sedikit kritik nih thor maaf yah
    Aku pikir yoona bakalan sama kibum ternyata dia sama taecyeon
    Tapi itu gk ush dipikirin yg penting HaeSica nya :D

  2. Mianhe aku readers yang buruk.. Aku marathon baca dari part 1 – END. Jadi komen nyadi part akhirnya aja. Mianhe..
    Wah ceritanya itu simple tapi sesuatu..
    Terutama couple nya.. Haesica, Seokyu Sifany.. Makin semangat bacanya.. Keep writing :D

  3. Finally ! Happy ending kan <3 <3 yeay! Author daebak… ceritanya keren bgt ^^ akhirnya sunny pun menemukan jodohnya ya~.keep writing thor ditunggu ff haesica selanjutnya.

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s