[HaeSica] * “My Barbie Girl” * Part 1

Annyeonghaseyo ^^ sembari menungu lanjutan You and I di post, saya kasih selingan dulu deh ff  HaeSica yang lainnya, eung~~ ini sudah pernah saya post di fb saya sih, so buat yang pernah baca dilarang protes ^^ kkk~. I’m back with a fresh idea, and of course as HaeSica shipper -lebih umumnya SuperGeneration shipper-

Gambar

Title : My Barbie Girl

Casts : Lee Donghae, Jessica Jung, Tiffany Hwang, Choi Siwon, etc

Rating : PG13

Disclaimer : All casts dan ide ff ini adalah milik Tuhan yg disalurkan lewat saya, dan seseorang entah siapa yg menginspirasi saya xD

Author : soyeongelf

Namaku Lee Donghae, seorang siswa SMA yang berasal dari keluarga miskin. Aku tidak malu dengan latar belakang keluargaku, karena aku yakin dan percaya Tuhan melihat derajat manusia bukan dari kekayaan duniawi, tetapi hati dan kebersihan jiwa kita.

~~~~~~~

Sore ini aku berjalan menyusuri rentetan aspal trotoar Daegu. Aku baru saja pulang sekolah. Saat aku berbelok ke tikungan menuju rumah, aku melihat sebuah kardus besar tergeletak di pinggir tikungan. “kardus apa ini? siapa pemiliknya?” batinku. Aku penasaran dan membukanya. Grrreeekk~ sebuah boneka barbie lengkap dengan segala accessories-nya. Ada berbagai macam baju, pernak-pernik, bahkan rumah-rumahan untuk barbie pun ada di situ. “hah? barbie?” kataku. Aku menemukan secuil surat dan bertuliskan “Siapapun yang menemukan kardus ini… Tolong jaga dan peliharalah boneka barbie yang ada di dalamnya, aku mohon. Aku sangat berterima kasih pada siapapun yang mengambil dan merawatnya, meski kita tidak saling mengenal. :’) satu lagi. Nama boneka barbie ini adalah Jessica, Jung Jessica..”

aku membaca surat ini, kupikir “hah untuk apa mengambil dan menyimpannya?”. Namun, aku merasa bimbang. “Isi surat itu menunjukkan sebuah amanat yang wajib dilaksanakan. Dan aku orang yang menemukan kardus ini. Apa aku harus mengambil dan membawanya pulang? Tapi untuk apa? Toh aku juga tidak punya adik perempuan.” batinku.

Karena lama berpikir, akupun membawanya pulang dan menaruhnya di kamarku.

kira-kira si barbie Jessica diapain yah sama Donghae? dirawat? atau malah dibiarin? :(

tunggu di kisah berikutnya XD

_____________________

Aku merasa lelah. Heh! Berat sekali kardus itu! Ku buang tubuhku ke kasur. Tapi kemudian aku ‘nyengir’ mengusap bokongku yang kesakitan. Yup! Aku terlalu keras mendarat :D

Mungkin Donghae terlalu lelah, kegiatan di sekolah hari ini sangat menguras tenaga dan pikirannya. Oleh karena itu ia tertidur. Sangat lelap.

Teng~ teng~

jam menunjukkan pukul 6 p.m. Tiba-tiba sebuah cahaya yang memekakan mata datang dari sebuah sudut di kamar itu. Diiringi alunan nada cring cring ceeesssssss -nada yang biasa muncul kalo barbie lagi berubah #difilmituloh-

tak lama kemudian muncul seorang gadis -yang tampaknya lebih muda satu tahun dari Donghae- di dekat kardus. “welcome sica~ setelah berhari-hari kau terdiam, akhirnya kau bangun juga :D” ucap gadis itu pada dirinya. Mendengar suara itu, Donghae pun terbangun. “siapa sih yang berisik! mengganggu tidurku saja!” ucap Hae. Betapa terkejutnya ia melihat seorang gadis berada di dalam kamarnya. “ya! kau siapa? mengapa kau bisa ada di kamarku? :@” teriak Hae. “oops! sorry. :D annyeonghaseyo, perkenalkan, namaku Jung Jessica. Kau bisa memanggilku Sica :)” sapa gadis itu. “ya! jung je… je..”

“jessica :)” sahut sica melengkapi. “ya! entah siapalah namamu. kenapa kau bisa ada di kamarku? aku yakin tadi aku sudah mengunci pintu. lalu kau, bisa masuk darimana? darimana kau berasal?” tanya Hae panjang lebar. “itu…” jawabnya singkat sambil menunjuk kerdus. “hah? kardus itu? kau bercanda? hahahaha, memang sekecil apa tubuhmu sampai bisa berasal dari kardus itu? muahahahaha” tawa Hae semakin meledak. “hey, i’m a barbie. aku barbie yang ada di dalam kardus itu.” jawabnya ramah. “what? barbie? kau bergurau? hahaha” tawanya semakin menjadi-jadi. “periksa saja kardus itu. pasti tidak ada barbie di sana, karena aku di sini.”

Donghae pun menengok kardus dan tak ia dapati barbie di sana.

__________________________

“k k kauuu :o” Donghae kaget dan terperangah berusaha meresapi kejadian yang sedang ia alami. Ia mengusap-usap matanya berusaha meyakinkan dirinya bahwa ini adalah mimpi. Sayangnya tidak. Meski ia memukul dan mencubit pipinya sekalipun tetap tidak merubah kenyataan. Ini NYATA.

“klik!” petik jari Jessica membuyarkan Donghae. “hey, ini bukan mimpi.. percayalah :)” kata Sica. “tap tap tapi.. bagaimana mungkin sebuah barbie bisa berubah menjadi seorang manusia??” Donghae masih menyelidiki. “percaya tidak? aku memang seorang manusia yang di sihir menjadi barbie. ini karena.. karena…” ucap Jessica melambat. “karena apa?” tanya Donghae. “karena seseorang dari daerah pedalaman tidak terima aku menolak untuk dijadikan istri ke 49-nya. dia mempunyai kekuatan sihir yang besar. dari situlah aku menjadi barbie. hiks hiks T.T” kata Sica. “mweo? istri ke 49 :O” pernyataan Sica kembali membuat Donghae terkaget. “ne… :'(” jawabnya singkat.

“donghae a~ apa kau di dalam? apa ada temanmu di dalam?” tanya Lee Yo Won, nuna dari Donghae. “ani nuna, honja isseoyo. wae?”

Yo Won pun membuka pintu kamar Hae. “aku yakin mendengar ada seseorang menangis di sini.” kata Yo Won. “ah nuna mengagetkanku. tidak ada nuna, mungkin nuna salah dengar. eum nuna, aku lapar. apa makan malam sudah siap?” tanya Hae mengalihkan perhatian. “ah ya sudah.” kata Yo Won kembali ke dapur. Ia masih takut kalau nunanya tadi melihat keberadaan Sica. Ia takut kalau persembunyian Sica diketahui nunanya.

Saat ia berbalik “sica a~ sudah am…” donghae terkejut dan tak menemukan Sica si barbie di tempat persembunyian yang ia sarankan tadi. “sica a~ neo eodia?” ia mencari di setiap lekuk kamarnya. “ah sica dimana sih!” ucap donghae kesal. Ia merebahkan tubuhnya di kasur dan melihat sebuah barbie tergeletak di sebelahnya. “barbie? ah maksudku, sica? itu kau?” tanya Donghae pelan.

____________

Donghae masih sibuk menatap boneka barbie yang ada di hadapannya. Yeppeo. Benar-benar barbie yang teramat cantik. Aku yakin tidak akan ada satu pun pabrik yang bisa men-duplikat barbie sepertimu ~~

cring cring ceeeesssss~

suara dan cahaya itu muncul. Di baliknya terdapat sesosok gadis cantik. “sica?” kata Donghae spontan. Jessica membuka matanya perlahan. Kemudian ia berpaling pada Donghae dan berkata, “sekarang kau percaya?”

bagai tersadar dari koma Donghae pun menjawab “tidak. aku tidak percaya. ini pasti mimpi. Tuhan, apa ini? mimpi indah atau buruk? mungkin ini efek samping karena aku tidak berdoa sebelum tidur tadi =,=”

#plaaaakkk sebuah jitakan lemah mendarat di kepala Hae. “YA! SAKIT TAU!!” teriaknya. “ini bukan mimpi bodoh! ini NYATA. sudahlah, sekarang kau sudah menjadi tuanku. Otomatis kamu harus merawatku!” kata Sica. “dih kau…” belum sempurna kalimat yang diucap Hae, nuna memanggil. “donghae a~ cepat keluar, ayo kita makan.”

“iya nuna, aku segera keluar.” sahut Hae. “kau tetap di sini ya, jangan ke mana-mana.” pinta Hae pada Sica. “ne .. ^^” jawab Sica.

# # #

@Ruang Makan

“donghae a~”

“ne nuna?”

“apa kau punya uang tabungan?”

“ani. kau tau sendiri kan uang hasil kerjaku dan uang jajanku sudah habis untuk membayar SPP sekolahku?”

“hmm jadi tidak ada ya?”

“eobseoyo. waeyo nuna? ada apa?”

“appa, menghilangkan uang sewa rumah. eomma dan aku bingung saat ini..”

“mweo? :o kalau begitu aku akan kerja part time lagi.”

“tidak usah Hae, jangan mengganggu konsen sekolahmu..”

Tak sengaja Sica mendengar percakapan itu. Ketika ruang itu sepi ia mengendap endap dan kemudian “asakadafa hakuna matamata, aku perlu sekotak penuh uang untuk membayar sewa rumah Donghae..”

lalu muncul kotak di depannya, dan Sica meletakkannya di depan TV.

Kemudian ia kembali ke kamar Hae.

—–To Be Continued—–

ih maaf kalau ada typo dan semacamnya, eung~ maaf juga kalau nama casts ada yang disingkat >,< *oh leluhur maafkan aku* ini nulis pas lagi iseng dan ga ada kegiatan, plus males edit juga :D kkk~ sekian dan terima kasih. Buat yang meninggalkan jejak, jeongmal gomawoyo :*

11 pemikiran pada “[HaeSica] * “My Barbie Girl” * Part 1

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s