Love is Supposed – part 5

Love is Supposed – chapter 5

Image 

Judul ff: Love is supposed – chapter 5

Cast: Jessica Jung, Lee Donghae

Other cast: cho kyuhyun, leeteuk,  shoi siwon ,seohyun, taeyeon, tiffany,sunny, yuri

Genre: romance

Author: jane

 “aku tidak akan membuat hubungan ku dan donghae oppa hancur, tapi aku akan membuat hubungan gadis itu dengan donghae oppa hancur!” kata yoona

“mwo??? Apa yang akan kau lakukan?” kaget yuri

“tunggu  saja beberapa hari lagi, setelah aku kembali dari latihan ini. Biarkan dulu gadis itu menikmati kebahagiannya bersama donghae oppa, sebelum aku mengambil kebahagiannya itu.” Ucap yoona dengan tatapan tajam

“yoona, mengapa kau jadi seperti ini? Kau benar – benar jahat jika melakukan ini. Kumohon jangan” bujuk yuri

“ tidak bisa, aku kan sudah bilang bahwa donghae oppa hanya akan ditakdirkan bersamaku saja, bukan dengan gadis itu. Andwe!”

Yuri hanya diam mendengar yoona berkata seperti itu, sebagai sahabatnya ia tahu bahwa yoona pasti akan sangat kejam melakukan semua itu, terutama untuk mendapatkan donghae.

 

-SEOUL-

“fanny, gomawo karna sudah mau menjadi yeojachinguku” kata siwon sambil menggenggam tangan tiffany

“ne oppa, kau juga, gomawo karna sudah mau menyatakan perasaanmu itu. Aku benar-benar bahagia dan tidak menyangka.” Kata tiffany sambil tersenyum pada siwon

Siwon menyatakan perasaannya pada fanny tepat dihari ulang tahun nya. Ini akan menjadi hadiah terindah untuk ulang tahun tiffany. Pada hari itu juga donghae, jessica, kyuhyun seohyun dan leeteuk, taeyeon serta sunny meminta traktiran kepada siwon dan fanny atas jadiannya mereka.

“hyung, traktirlah kami ini. Kau kan baru saja jadian, jadi tidak ada salahnya mentraktir kami untuk merayakannya. Ayolahh hyung…” rengek kyuhyun dengan sedikit memajukan bibirnya.

“YAA!! Kyuhyun, kau ini, tidak bisakah jangan menampilkan exspresi seperti itu hah? Membuatku geli saja” ujar hae

“andwe, tidak akan! Aku hanya akan berhenti merengek dengan ekspresi seperti ini bila calon kakak iparmu itu mentraktir ku” kata kyuhyun dengan ekspresi yg sama

“haish kau ini, benar benar….” kata donghae

“hahaha, baiklah. Ayo aku traktir kalian, nanti malam ya, jam 8 oke?” ajak siwon

“Hwaaa, gomawo hyung kau benar-benar baik. Ya, Lee Donghae kau benar-benar beruntung memiliki kakak ipar sepertinya. Kau juga fanny, kau sangat beruntung punya pacar seperti ini. Hwaa” puji kyuhyun sambil menepuk pundak donghae dan mentap donghae dan fanny

Mereka semua tertawa melihat tingkah aneh kyuhyun dari tadi, beda halnya dengan donghae yang agak risih dengan sifat tidak biasa dan langkanya kyuhyun itu. Biasanya dia selalu bersifat evil dengan siapa saja, tapi kali ini sepertinya dia sedang tidak ingin melakukannya.

 

DONGHAE POV

“oppa, jamput aku nanti ja 19.30 ya? Maukan?” tanya gadis yang telah menjadi yeoja chinguku selama 1 minggu ini

“ne chagi, aku pasti akan menjemputmu. Berdandan yang cantik yah, karna aku akan berdandan yang tampan untuk hari ini, kau mengerti”

“ne, algesseumnida (mengerti) oppa. Sampai bertemu nanti malam.”

“bye bye sica yeppo (cantik) ” ujarku sambil mengedipkan sebelah mataku.

Baiklah saatnya untuk pulang dan bersiap- siap, aku akan mempersiapkan diriku untuk bertemu yeojachinguku itu. Hah…aku memang sedang berbunga-bunga saat ini, jadi wajar saja kalau aku benar-benar ingin terlihat sempurna di depan sica.

“jam berapa ini?” kataku sambil melirik jam yang ada di dinding kamrku.

“jam  setengah 7, baiklah aku akan bersiap sekarang. Kau harus tampan Lee Donghae, karna sekarang kau mempunyai yeoja yang benar-benar cantik.” Ujarku pada diriku sendiri.

Sudah jam 7, saatnya untuk menjemput sica, aku mengambil kunci mobil yang aku gantung di dinding kamarku. Berjalan bergegas kemobil karna sudah tidak sabar lagi ingin bertemu dengannya.

DONGHAE POV END

 

JESSICA POV

“sica, lihat ini, apa aku sudah cantik?” tanya taeyeon unnie padaku

“Aigo, kau benar-benar cantik unnie. Kekasihmu itu pasti tergila- gila melihatmu berpakaian seperti ini”

Image 

“jeongmal? Hwa gomawo sica. My dongsaeng. Oh iya, kau pergi bersama donghae ke pestanya?” tanya taeyeon

“ne, sebentar lagi dia datang menjemputku. Memangnya kenapa eon?”

“tidak apa-apa, aku kira kau tidak di jemput donghae. Jadi kau bisa ikut bersama aku dan leeteuk. Tapi ternyata kau juga dijemput, yasudah kau dengan donghae tentunya”

Aku sudah siap untuk pergi dengan donghae ke pesta itu, baiklah aku rasa penampilan ku tidak terlau cantik dengan bando dan dress selutut ini, aneh mungkin? Ah sudahlah, lagi pula kalau aku mengganti bajunya aku tidak tahu ingin memakai baju yang mana lagi, menurutku semuanya biasa saja.

Image 

Tepat jam setengah 8 donghae datang menjemputku. Baiklah, saatnya mendengarkan kritikannya mengenai penampilan ku yang aneh ini.

“annyeong oppa” tegurku sambil masuk kedalam mobilnya

“sica….” donghae memperhatikanku

“ah, mianhae oppa, aku tahu kau tidak suka dengan penampilanku ini, jeongmal mianhae. Aku tidak bisa tampil cantik malam ini, enthah mengapa aku bingung memilih baju mana yang harus kupakai. Mianhae” kataku sambil menunduk kebawah

Tiba-tiba tangan donghae meraih dan menggenggam tanganku dan kemudian menatapku dalam-dalam dengan sedikit senyuman khasnya.

“sica, kau benar-benar cantik malam ini . cham yeppo (sangat cantik) .”

“mwo? Benarkah?”

“ne, mari kita pergi ke pesta itu, kau tidak ingin terlambatkan?”

“ah, ne, tentu saja. Kita harus tepat waktu oppa”

JESSICA POV END

Donghae dan jessica sampai ditempat siwon ingin mentraktir. Mereka berdua terlihat sangat serasi, seperti dua orang yang benar-benar saling mencintai. Jessica menggandengkan tangannya pada donghae dan berjalan masuk. Benar-benar serasi dan so sweet

                                       Image

 

— 1 minggu kemudian—

(admin sengaja langsung skip ke 1 minggu berikutnya, soalnya jalan ceritanya bakalan muter-muter di situ aja kalo gak di skip. Jadinya cenderung ngebosenin, hehehe, gakpapa kan yah? )

 

Yoona sudah selesai dengan latihannya di tokyo, ia dan yuri sudah kembali ke seoul dan siap kembali ke universitas (sekolah) musik untuk kembali melanjutkan aktifitas seperti biasanya.

“yuri, kau mau mebantuku” tanya yoona pada yuri

“membantumu apa?”

“bantu aku menjalankan rencanaku tentunya”

“rencanamu untuk memisahkan donghae dan sica? Ah, ani, aniyo. Aku tidak bisa melakukannya. Aku bahkan tidak suka dengan caramu bertindak, bagaimana bisa kau mau mengajakku.”

“waeyo? Kau senang melihatku menderita seperti ini hah? Apa itu yang namanya sahabat hah?”

“mianhae yoon, tapi kau tidak akan menderita kalau kau mau melepaskanya. Kau akan membuat dua orang menderita sekaligus kalau kau mau menjalankan rencanamu itu. Aku tidak bisa kalau seperti itu.”

“ah, sudahlah, aku tidak akan meminta bantuanmu, lagi pula aku pasti bisa walaupun hanya sendiri. Lihat saja”

“yoona, aku mohon padamu pikirkan dua kali untuk melakukan itu. Itu bukan jalan keluar yang baik yoong”

“aku bahkan sudah memikirkan nya lebih dari dua kali, dan pilihanku tetap sama, yaitu menghancurkan hubungan mereka”

“yoong…”

Yuri khawatir dengan donghae dan jessica, dengan hubungan mereka. Bagaimana nantinya kalau hubungan mereka berdua hancur, yuri merasa sangat bersalah kalau itu benar-benar terjadi, karna hanya dialah dan yoona yang mengetahui rencana ini. Yuri berniat memberi tahu donghae tentang rencana yoona.

Sedangkan di sekolah, jessica dan teman-temannya, mereka semua sudah berkempul. Seperti biasa, donghae dan jessica datang secara bersamaan, sedangka kyuhyun dan seohyun juga sama, begitu juga dengan tiffany yang diantar siwon. Hanya leeteuk sajalah yang datang kesekolah tanpa diantar siapa-siapa, karna dia mengantar taeyeon terlebih dulu ke kampusnya, sedangkan sunny, dia masih menjomblo sampai sekarang. (kasihan sunny, nanti author cariin jodoh deh ya buat sunny nya. hihihi)

“eh, aku izin ke toilet sebentar dulu ya. Tidak lama kok” kata jessica sambil mengambil tasnya dari bangku.

“oh, ne sica. Jangan lama-lama ya” kata sunny

“oke” senyum jessica sambil berjalan ke arah toliet

Saat jessica sedang merapikan rambutnya di tolitet, tiba-tiba ada seseorang yang masuk. Seorang yeoja. Pintu kemudian dikunci. Jessica melirik ke arah pintu dan sedikit agak terkejut.

“yoona?” kata jessica sambil memastikan

“Jessica Jung, disini kau ternyata” kata yoona dengan melipat tangannya di dada dan berjalan kearah jessica

“ne, waeyo? Apa ada yang mau kau bicarakan? Mengapa pintunya dikunci?” tanya jessica agak sedikit ketakutan melihat tatapan tajam yoona

“tinggalkan dia, biarkan dia kembali bersama ku” kata yoona dengan tatapan tajam

“maksudmu?”

“lepaskan dongahe oppa, dia milikku, bukan milikmu.”

“tidak akan, kau telah menyakiti hatinya, dan sekarang kau mau aku membiarkannya kembali lagi padamu? Orang yang telah menyakiti hatinya.” Ucap jessica tegas

“aku akan melakukan hal yang buruk padamu jika kau tidak mau melakukannya. Kau mau hal buruk terjadi padamu hah jessica jung?” yoona melangkah lebih dekat ke jessica

“lakukanlah, karna aku tidak akan melepaskan donghae oppa untukmu. Tidak pernah” ucap jessica sambil mengambil tasnya dan berjalan keluar

Tiba-tiba yoona menahan tangan jessica sebelum jessica membuka pintu

“kau!!” plakk… yoona menampar jessica

“Yoona, mengapa kau menamparku hah? Apa maumu sebenarnya?” jessica kaget dengan apa yang dilakukan yoona

“yang aku mau kau meninggalkan donghae oppa, tapi kau tidak mau kan? Aku sudah bilang padamu kalau kau akan terluka kalau kau tidak mau melakukannya. Tapi.. kenapa? Kenapa kau tetap tidak mau melepaskan donghae oppa, hah!! KENAPAA!!??” yoona menampar jessica sekali lagi

“lakukan saja, lakukan sepuasmu, karna aku bukan wanita bodoh yang mudah menyerah hanya karna diperlakukan seperti ini, apalagi mengorbankan cinta sebagai alat menghindarinya. Aku tidak pernah, tidak akan” mata jessica mulai berkaca-kaca

 Image

“baiklah, ini maumu. Aku sudah memperingatkanmu Jessica Jung dari kelas menyanyi, kau akan menyesalinya” yoona meninggalkan sica yang sekarang sedang menangis

Sementara dikelas

“haish, dimana ia? Sudah hampir 15 menit dia tidak kembali juga. Apa yang dia lakukan di toilet hah?” keluh seohyun

“kau benar seo, lama sekali dia di sana” kata tiffany sambil melirik ke arah pintu

Sedangkan donghae khawatir karna jessica yang belum juga kembali, ia terus melihat ke arah pintu masuk. Namun jessica belum juga datang. Donghae menggigit bibirnya dan mengepalkan tangannya di dagu, dia benar-benar khawatir.

Sekitar 5-7 menit berikutnya jessica datang, namun dengan mata yang sembab dan juga dengan wajah sedih sambil  menunduk.  Donghae dan yang lainnya melihat kearah jessica yang langsung duduk di kursinya, di sebelah donghae. Donghae terus menatap sica, ia tahu sesuatu yang tidak menyenangkan pasti baru saja terjadi dengan sica.

“omo, sica, ada apa denganmu? Kenapa wajahmu jadi seperti ini hah?” tanya leeteuk

“sica, ceritkan pada kami, kau dilukai? Apa kau memiliki masalah besar? Katakan pada kami sica” kata tiffany sambil memegang pundak jessica

“gwenchana, aku hanya kurang enak badan saja” kata sica meyakinkan

“aniyo, tidak mungkin.  Kau sehat-sehat saja tadi, bahkan kau sangat ceria, namun mengapa kau tiba-tiba seperti ini hah?” tanya kyuhyun

Jessica diam beberapa saat dan kemudian kembali meneteskan airmatanya. Namun ia cepat-cepat menghapus air matanya. Tapi Percuma, ia tetap tidak bisa menahan tangisnya karna takut terjadi apa-apa dengan hubungannya dan donghae.

 Image

Donghae benar-benar menderita saat melihat jessica menangis, karna ia tahu, jessica pasti menerima tekanan sehingga dia menangis seperti ini.

 “baiklah, kami akan membiarkanmu ditenangkan dulu dengan hae. Tapi kalau memang kau butuh kami, kami bisa membantumu kok.” Ujar leeteuk

Teuk, kyuhyun, fanny, sunny, seohyun pun pergi keluar kelas untuk membiarkan sica dan hae.

“chagi, ada apa dengan mu, siapa yang memberimu tekanan seperti ini hah?” ujar donghae lembut sambil menatap sica

 Image

(aduh suwer deh, foto hae oppa yang diatas inini bener-bener bikin meleleh hati author deh, beneran aja. Ganteng, unyu, cool banget bangetan. Bener-bener senyum-senyum sendiri kalo ngebayangin hae merhatiin sica kayak gitu. Duh, ganteng banget sihh jadi orang, Lee Donghae. Oke, sorry kalo tiba-tiba malah ngebahas poto hae oppa. Next lanjut  baca cerita nya lagi. Hehehe ^^~ )

“……” tidak ada jawaban dari sica

Donghae kemudian merangkul pundak sica dari samping dan menyenderkan kepala sica di pundaknya, menenangkan sica. Sica masih terus menangis.

“sica, ayolah….. kau tidak ingin membuatku menderitakan?”  kata donghae sambil mengelus rambut sica.

Sica menoleh ke arah donghae

“aku menderita bila melihatmu menangis, aku tidak mau ada setitik air pun jatuh dari matamu itu. Apalagi sampai meelihatmu meneteskan air mata seperti ini. Sudahlah, tenang. Ada aku yang akan selalu bersamamu. Seharusnya tidak ada air mata selama kau menjadi pacarku, tapi mianhae karna kali ini aku tidak bisa menahan air matamu itu.”

“oppa” sica merangkul donghae

“gwenchana sica, aku akan selalu bersama mu, gwenchana” donghae mengelus rambut jessica

Donghae membiarkan sica memeluknya, karna ia yakin, dengan memeluk donghae lah sica bisa tenang.

Sementara itu yoona memperhatikan semua yang terjadi dengan penuh kekesalan, ia kesal karna donghae tidak pernah menenangkan nya hingga seperti itu, dia tidak mau jessica mendapatkan perhatian lebih dari yang donghae berikan padanya dulu. Matanya mulai berkaca-kaca, Ia semakin ingin merebut donghae kembali.

                              Image             

Namun tanpa yoona sadari kyuhyun dan seohyun yang baru saja dari kantin membelikan minum untuk sica dan kembali ke kelas untuk memberikan minum yang mereka beli  kepada sica melihat kekesalan yoona.

“oppa, yoona benar-benar menakutkan” kata seohyun

“ne, aku tidak pernah melihat sifatnya seperti itu. Dia sepertinya sangat kesal dengan hubungan sica dan donghae”

“ne oppa. Omo!! Apa jangan-jangan penyebab sica menangis karna yoona?” kata seohyun sambil membulatkan matanya dan melihat ke arah kyuhyun

“kau benar, mungkin saja. Kalau ini benar-benar karna gadis itu, kita tidak  bisa membiarkannya” kata kyuhyun

“ne, oppa.”

Jessica sudah mulai tenang, dia juga sudah mulai tersenyum. Donghae lega dengan perasaan jessica sekarang.

Ke esokan hari nya, kelas menyanyi dan dance di undang untuk tampil di sebuah pabrik minuman dingin di seoul. Mereka bertugas untuk membantu disana.

“pabrik minuman? Untuk apa kita kesana? Apa hubungannya membantu membuat minuman dingin dengan menyanyi dan dance? “ tanya kyuhyun yang agak sedikit malas melakukan hal seperti itu

“ne aku setuju denganmu, tidak masuk akal sama sekali, huh” keluh donghae

“aku dengar pemilik pabrik tersebut adalah sahabat baik kepala universitas ini, oleh sebab itu dia menyuruh kita kesana” kata jessica

“aigo, ada-ada saja” kata sunny

YOONA POV

Jessica jung, hari ini kau akan meraskannya lagi, tunggu saja. Aku sudah menyiapkan rencana untuk hari ini.

“apa yang sudah kau rencankan hari ini yoona? kau terlihat sangat bahagia.” Tanya yuri padaku

“oh, hai yuri. Tidak ada, aku memang hanya bahagia saja” jawabku

“jangan lakukan lagi, kumohon. Kau sudah membuatnya menangis kemarin. Dan kau sendiri juga terluka karna melihat donghae menenangkannya. Sudahlah, kau hanya akan melukai sica, bahkan dirumu juga terluka. Jadi untuk apa melakukan hal seperti itu yoong?”

“diam! Kau tidak usah mencampuri urusanku. Kau hanya perlu diam saja. Aku tidak butuh bantuanmu” kataku tegas.

YOONA POV END

Mereka semua menaiki bus yang berbeda, kelas menyanyi ada di bus 1 sedangkan dance ada di bus ke 2. Saat melakukan pengistirahatan sebentar di pom bensin karna jarak ke pabrik yang jauh, bis 2 atau tepatnya bis dimana yoona berada, berhenti tepat diseblah bis 1, bis dimana jessica dan donghae ada.

Yoona melirik kearah jendela luar dan melihat jessica yang sedang bercanda dengan donghae yang duduk di sebelahnya. Lagi, yoona benci melihat itu, ia benar-benar tidak sabar memberi jessica pelajaran lagi. Dan lagi, kyuhyun dan seohyun yang duduk dibelakang jesica dan donghae dapat melihat dengan jelas ekspresi kebencian yoona itu. Mereka semakin yakin bahwa yoona ada hubungannya dengan kejadian jessica kemarin.

Setelah sampai di pabrik mereka di bagi beberapa kelompok untuk bekerja di bagian yang sudah ditentukan untuk tiap kelompoknya. Sayangnya jessica harus berpisah dengan donghae, begitu juga dengan seohyun yang ternyata sekelompok dengan jessica dan sunny serta tiffany. Ia harus berpisah dengan kyuhyun yang sekelompok dengan donghae, leeteuk, kyuhyun. Sedangkan yuri dan yoona ada dalam satu kelompok.

“kau, taruh ini diruangan pendingin ya” perintah salah seorang staff yang mengajari kelompok sica.

“baiklah, dimana tempatnya?” tanya sica

“disana, sebelah gudang. Oh iya jangan lupa sebelum kau masuk lepaskan dulu semua jaket, sarung tangan serta maskermu mu itu ya, karna semuanya mengandung bakteri yang tidak bisa dikendalikan lagi kalau sudah masuk ruang pendingin, kau mengerti?” kata si staff

“ne, arraso (aku tahu)”

“sica, kau mau aku bantu?” tanya sunny

“oh, ani. Aku bisa sendiri kok” kata jessica percaya diri.

Yoona melihat jessica masuk keruangan pendingin, ia berfikir inilah saatnya dia melakukan rencananya.

“yuri, aku ke wc dulu ya. Sebentar saja kok” kata yoona sambil melepaskan sarung tangannya

“oh ne, baiklah” jawab yuri

Saat jessica sedang meletakkannya, tiba-tiba pintunya tertutup. Jessica kaget dan langsung ingin membuka pintu tersebut. Namun sayangnya ia tidak berhasil pintu itu sudah tertutup dan membuat sica terkurung di ruang pendingin itu tanpa menggunakan penghangat apapun.

“tolong!! Bukakan pintunya, ada orang disini. Tolong!!” jessica terus menerus berteriak namun tidak ada yang mendengarnya

Jessica hanya bisa menunggu ada orang yang menolongnya keluar dari ruangan kedap suara dan sangat dingin itu.

“mengapa dia keluar dari sana? Bukakah dia bilang tadi dia ingin ke wc?” tanya yuri dalam hati yang melihat yoona keluar dari ruangan pendingin.

Sudah hampir 1 jam jessica terkurung di dalam ruangan pendingin itu. Dan sudah 1 jam pula donghae tidak melihat jessica.

“teuk, aku akan mencari jessica dulu. Dari tadi aku tidak melihatnya, perasaanku tidak enak semenjak dia hilang dari hadapanku tadi” kata donghae sambil menepuk pundak leeteuk.

Yuri yang melihat donghae mencari-cari jessica kemudian teringat dengan yoona yang tadi keluar dari arah ruang pendingin. Tiba-tiba yuri berfikir bahwa jessica ada di ruangan pendingin itu, sehingga yoona pasti mencelakakannya di ruangan pendingin itu.

“yuri, kau melihat jessica ada dimana?” tanya donghae

Yuri fikir lebih baik ia membantu donghae menemukan jessica, karna dari awal yuri memang tidak pernah setuju dengan rencana yoona. yuri akan memberitahu yoona selagi yoona sedang kembali ke bus.

“ah, tadi sepertinya aku melihatnya masuk kedalam ruangan pendingin itu, setelah itu aku tidak tahu lagi” jawab yuri

“baiklah, gomawo yuri atas informasinya”

“ne oppa”

Donghae berlari ke arah ruang pendingin itu dan membuka pintunya. Donghae langsung terkejut melihat jessica yang sekarang hanya duduk dengan menggenggam tangannya yang kedinginan. Wajah gadis itu pucat. Donghae semakin khawatir. Donghae langsung berlari ke arah sica dan membiarkan pintu kembali terkunci dari dalam. Ia hanya berfikir jessica lah yang harus dia selamatkan.

“sica, gwenchanayo? Bertahanlah, kita pasti akan keluar dari sini” kata donghae sambil memegang wajah sica yang sudah dingin.

“oppa…” suara jessica terdengar sangat lemah

“haish!! Aku melepaskan jaketku diluar sana, bagaimana aku bisa menghangatkanmu, haish pabo donghae, pabo!”

Akhirnya donghae memeluk jessica sambil merangkul pundak jessica dan menggenggam tangan sica agar sica tidak kedinginan dan tetap hangat.

“Baiklah, sekarang saat nya makan siang, kalian semua silahkan ke sana untuk mengambil makan siang kalian ya.” Kata salah seorang staff

Seohyun, kyuhyun, leeteuk, sunny, dan tiffany mencari-cari dimana donghae dan jessica. Karna seharusnya mereka ada disini sekarang. Mereka akhirnya berpencar mencari donghae dan jessica. Kyuhyun dengan seohyun (always) sedangkan leeteuk, sunny, dan tiffany mencari bertiga.

Yoona berjalan menuju gudang, ia ingin melihat keadaan sica yang sekarang pasti sangat kedinginan diruangan tersebut. Namun sayangnya tidak seperti yang yoona harapkan, dia malah melihat donghae memeluk jessica serta menggenggam tangan jessica saat di membuka pintu. Yoona benar-benar marah, dia langsung keluar dari ruangan pendingin itu.

Kyuhyun dan seohyun yang lagi dan lagi melihat yoona keluar dari situ langsung masuk kedalam, dan betapa terkejutnya saat melihat jessica dan donghae yang ada di situ dengan keadaan seperti itu.

Mereka akhirnya menyadarkan donghae dan keluar dari ruang pendingin itu. Jessica sudah pingsan, donghae terus menerus membangunkan jessica, ia takut sesuatu terjadi dengan jessica.

Jessica pun langsung dibawa kerumah sakit oleh kyuhyun dan seohyun, juga donghae. Mereka mendapatkan izin dari pengawas kegiatan. Jessica dirawat. Dirumah sakit, kyuhyun dan seohyun menceritakan semuanya kepada donghae tentang apa yang telah mereka lihat pada diri yoona. donghae benar-benar tidak menyangka dan semakin membenci yoona.

Tanpa alasan, yoona datang menghampiri donghae di rumah sakit. Tanpa mengetahui bahwa donghae sebenarnya sudah tau siapa yoona sebenarnya.

“anyeonghaseyo oppa, bagaimana kabarmu?” tanya yoona pada donghae

“………” donghae diam tanpa menjawab apa-apa. Ia menatap tajam yoona

“oppa… ada apa? Mengapa  kau menatapku seperti itu?”

“ Im Yoona, kau benar-benar!!!” plak tamparan keras mendarat di wajah yoona.

—TBC—

Gimana, Aneh ya? Gaje? Kurang seru kali ya. Hehehe, mian soalnya cuman bisa buat kayak gitu, tapi semoga aja pada seneng deh ya sama yang part 5 ini. Hehehe, gomawo . Oh iya, yang udah baca ff ini, tolong jangan jadi siders ya, komen buat masukan ff berikutnya. Gomawo chingu ~^^~

22 pemikiran pada “Love is Supposed – part 5

  1. Jinjja ini gereget bgt >:( ,omoo kasian bgt sica eonni :( untuk haeppa langsung dateng! Author kecelah pokoknya :* <3

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s