Love is Supposed – part 3

Love is Supposed – chapter 3

Image 

Judul ff: Love is supposed – chapter 3

Cast: Jessica Jung, Lee Donghae

Other cast: cho kyuhyun, leeteuk,  choi siwon ,seohyun, taeyeon, tiffany,sunny, yuri

Genre: romance

Author: jane

NB: sekolah tempat sica sama hae itu maksutnya bukan sekolah untuk anak dibawah 17 tahun. Tapi itu tempat kuliahan sebenernya, cuman khusus untuk musik. Jadi maksudnya sekolah itu bukan sma/sebgainya ya. Karna usia muridnya sudah 19 tahun keatas semua

 

Tiba-tiba ada sms masuk dari yoona.

From: myoona

“oppa, bisakah nanti temui aku saat kau sudah sampai sekolah? Ada yang ingin dibicarakan”

Donghae membalas

To: myoona

“baiklah, tunggu aku ya”

Di mobil, jessica dan donghae asik mengobrol dan bercanda. Tidak terasa meraka sudah sampai di sekolah.

“ayo kita turun” ajak donghae

“baiklah, oppa. Kita sudah sampai ternyata” jawab jessica sambil membuka pintu.

“sica, kau duluan saja ya ke kelasnya, aku mau menemui seseorang dulu” pinta donghae

“baiklah, kalau begitu aku duluan oppa. Sampai jumpa….” jessica melambaikan tangannya

“ne sica” donghae melambaikan tangannya sambil tersenyum.

Donghae berjalan pergi menemui Yoona di taman belakang sekolah tempat mereka biasa bertemu sambil meletakan jasnya di lengannya.

“yoona, mengapa kau ingin menemuiku pagi-pagi? Tumben…” kata donghae.

“ada, yang aku bicarakan oppa. Hal ini penting” jawab yoona

“begitu rupanya, baiklah katakan saja.”

“emm…. mianhae oppa, aku harus pergi selama sebulan untuk mengikuti pelatihan dance. Untuk lomba dance nasional nanti”

“kau akan mengikuti perlombaan nasional? Wahh, hebat sekali kau. Yasudah kalau begitu, itukan agar kau bisa menang. Berlatih lah.”

“ne, gomawo oppa karna telah mendukungku”

“aku ini kan namjachingu mu, jadi wajar saja kan kalau aku mendukungmu?”

“ya, kau benar oppa. Tapi…”

“waeyo? “

“ aku mau putus oppa….”

“mwooo!!?? Apa yang kau maksud?”

“mianhae oppa, jeongmal mianhae… “

“Im Yoona, kenapa kau seperti itu? Apa kau memang tidak mencintaiku dari awal?”

“mianhae oppa….”

“kau bahkan tak pernah bilang kau menyukaiku kan?”

“oppa…. aku benar-benar cinta padamu. Walaupun aku tak pernah bilang itu padamu. Tapi aku benar-benar cinta padamu donghae oppa. Mianhae”

“lalu mengapa kau minta putus? Apa alasanmu? Hahh!!” bentak donghae

“aku takut hubungan kita ini akan mengganggu konsentrasi ku saat berlatih nanti. Aku hanya ingin berhasil oppa…”

“jadi itu alasannya? Kau memang selalu mementingkan karir mu itu. Kau selalu menduakan ku dengan dua hal itu. Tidak kah kau berfikir Im Yoona, aku itu namjachingumu, bagaimana kau bisa melakukan ini padaku? Aku sudah cukup sabar menahan itu.” Amarah donghae mulai memuncak

“jeongmal mian mianhae oppa, aku rasa ini memang yang terbaik…”

“terbaik katamu? Untuk siapa? Itu hanya untuk kau saja Im Yoona. Bukan untuk ku”

“aku mohon oppa….. terima keputusanku ini”

“kau tahu? Aku menyesal pernah mencintaimu, orang yang mengatakan cinta namun tidak memikirkan orang yang dicintainya. Orang yang egois. Im Yoona, kau benar-benar buruk…” kali ini donghae benar-benar kecewa pada yoona

“……” yoona hanya terdiam

“itu mau mu kan? Baiklah, kita putus. Jangan pernah dekati aku lagi ataupun masuk kedalam hidupku lagi. Aku tidak mau hidupku terus dibayang-bayangi yeoja sepertimu. Aku juga tidak mau jatuh dua kali kedalam lubang yang sama bila kau mendekatiku lagi. Aku benar-benar ingin menghapusmu dari ingatanku Im Yoona”

“oppa….” yoona mulai menangis

“jangan datang ke hidupku lagi Im Yoona, mulai sekarang. Jangan pernah lagi……” donghae berjalan meninggalkan yoona.

Yoona hanya duduk dan memandang pundak donghae yang semakin lama menjauh.

“mianhae oppa, aku cinta padamu. Aku tidak bisa melepaskanmu begitu saja walaupun kita putus. Walaupun aku yang meminta putus, aku belum bisa melepaskanmu oppa. Saat aku kembali nanti, aku harus bersama mu lagi oppa, harus” ucap yoona dalam hati, sambil menghentikan tangisnya.

 Image

Donghae benar-benar kecewa pada yoona, ia sudah tidak mau mengenal yoona lagi, baginya, yoona hanya seorang gadis egois yang dulu pernah berada dalam hatinya, hatinya yang saat ini hancur karna yoona, dan tidak akan membiarkan hatinya dihancurkan lagi oleh orang yang sama. Donghae benar-benar benci pada yoona.

Donghae kembali kekelas.

“hai donghae oppa…. kau sudah selesai?” tanya jessica sambil tersenyum dan melambaikan tangan pada donghae.

“…….” tidak ada jawaban dari donghae, ia langsung duduk di tempat duduknya.

“oppa, waeyo? Kenapa kau seperti ini? Mengapa dia saja saat aku panggil, waeyo?” tanya sica sambil melihat donghae.

“aku baik-baik saja…”

“aku tidak yakin. Ada apa sebenarnya? Ceritakan pada dongsaeng mu ini, ayo” bujuk sica

“aku benar-benar tidak apa sica, my lovely cutie dongsaeng”

“oppa, ayolah, aku khawatir padamu.”

“khawatir? Apa alasan mu mengkhawatirkan ku?” donghae menoleh dan menatap mata jessica.

 Image

“oppa…..” jessica kaget dengan tatapan yang di tujukan donghae padanya. Tatapan tajam.

“apa? Beritahu aku alasanmu” donghae terus menatap jessica

“karna….ka…karna kau my handsome oppa. Aku tidak akan membiarkan oppa sebaik kau kenapa-napa.”

“kau… hanya dongsaeng ku saja. Namun kau lebih perhatian dibanding gadis itu.”

‘gadis itu?” jessica mengerutkan kening.

“sudahlah, aku tidak mau membahasnya saat sedang belajar. Membuang energi otakku saja” donghae mengalihkan tatapannya.

“kalau kau ada apa-apa, cerita saja padaku oppa, aku akan menghiburmu”

“gomawo sica “ senyum donghae

“ne oppa”

Donghae sudah bisa mulai meredam amarahnya. Ia pergi ke kantin bersama teuk dan kyuhyun. Mereka sedang makan. Namun tiba-tiba amarah nya kembali saat melihat gadis itu lagi.

“yaa, lee donghae, itu Yoona, tumben kau tidak menghampirinya. Ada apa memangnya?” tanya kyuhyun

“kyuhyun benar, mengapa ekspresimu jadi menyeramkan seperti itu hah?” leeteuk juga bertanya

“leeteuk benar, kau seperti orang yang sedang patah hati saja. Apa jangan-jangan……” kyuhyun menambahkan

“mwoo!!?? Kau putus ya dengan yoona? jawab aku hae” leeteuk melihat serius ke donghae

“yaa, hae, kau benar-benar putus dengan yoona?” kyuhyun juga menatap donghae

“kalian sudah bisa menebak ternyata. Sungguh hebat” jawab donghae

“ja..jadii…. kalian benar-benar putus?” leeteuk kaget

“aigooo, bagaimana itu terjadi padamau hae. Sungguh, aku tidak menyangka” prihatin kyuhyun

“ aku tidak mau mengenalnya lagi, aku sudah tidak cinta lagi padanya.” Jelas hae.

Mereka melanjutkan makan, karna sudah mau masuk kelas.

 Dikelas, jessica, sunny, seohyun sedang berkumpul.

“dimana fanny? Tumben dia menghilang, biasanya selalu dengan kita” tanya sunny bingung

“mungkin dia sedang keluar atau kekantin, dia bilang padaku tadi dia lapar” jawab seohyun

“jessica!!” fanny berlari menghampiri jessica, seohyun dan sunny.

“waeyo? Mengapa kau berteriak memanggilku?” tanya jessica yang bingung

“kau tahu sica?” tanya fanny

“tahu? Tahu tentang apa?”

“donghae dan yoona putus.”

“MWOO!! Benarkah? Kau tau dari mana?”

“ aku baru saja mendengarnya, saat aku sedang duduk makan. Donghae oppa, leeteuk oppa, dan kyuhyun oppa tiba-tiba duduk membelakangiku. Dan akau mendengar apa yang mereka katakan”

“benarkah? Pantas saja…”

“pantas saja? Maksudmu?” sunny menatap sica

“ahh, tidak… tidak ada hubungannya kok, hehehe” jawab sica.

Bel masuk pun dibunyikan, seluruh murid duduk di kursi masing-masing.

 

JESSICA POV

Jadi itu penyebabnya, pantas saja donghae oppa tiba-tiba menjadi dingin seperti itu. Kasih dia, aku harus menghiburnya. Baiklah, sepertinya aku tahu bagaimana.

“oppa, kau mau menemaniku hari ini?” tanyaku

“mianhae sica, sepertinya aku tidak bisa” jawab donghae

“tidak bisa? Waeyo?”

“tidak apa, aku sedang malas saja”

“malas? Huft kau ini, benar-benar oppa yang tidak bisa diharapkan, hmmm” jessica coba memancing donghae

“diharapkan? Memangnya apa yang kau harapkan dariku?” tanya donghae yang langsung membalikan badan menghadap sica.

“aku mengharapkan kau bisa menemaniku menonton dan menyiapkan pesta ulang tahun untuk unnie ku. Tapi ternyata kau tidak bisa, baiklah aku akan melakukan semuanya sendiri hari ini. Mungkin aku tidak bisa merasakan pesta ulang tahun unnieku dan masuk sekolah besok, karna terlalu lelah mempersiapkan semuanya, huftt. Malangnya “ jessica memelas

“kau ini, sudah tau tugas sebanyak itu, masih mau saja melakukan semua itu sendiri. Benar benar kau ini..”

“makanya aku minta bantuan padamu untuk membantuku, tapi kau tidak bisa. Yasudah, teman ku yang lain juga tidak bisa, jadi apa boleh buat, aku harus melakukannya sendiri.”

“yaa, my dongsaeng, kau tidak boeh sakit. Siapa yang akan duduk disebelahku besok kalau kau tidak masuk hah?”

“mau diapakan lagi, memang sudah seperti itu..”

“huft, baiklah, aku akan membantumu hari ini”

“wah, sungguh?kau berjanji?” semangatku

“ne, aku akan menemanimu” senyum donghae.

“hwaa, gomawo oppa, kau benar-benar oppa ku” aku langsung memeluk donghae

“jessica……”

“hah? Kenapa oppa?”

“kau memelukku sica”

“omo, mianhae oppa, aku terlalu senang” aku melepaskan pelukanku

“tidak apa sica” jawab donghae sambil tersenyum

JESSICA POV END

 

DONGHAE POV

Dug……..tiba-tiba hatiku berdetak. Gadis ini, sica. Dia memelukku, namun mengapa aku merasakan ini? Bagaimana bisa?. Aku tahu, ini bisa saja. Tapi, dengan jessica? Bagaimana bisa aku merasakan ini karna jessica. Dia hanya dongsaeng ku. Atau mungkin aku yang terlalu menyayanginya, sebagai dongsaeng?

“jessica, ayo cepat. Kita mau menonton dulu bukan?” aku mengajak dia naik ke mobil.

“ne oppa” gadis itu masuk kemobilku

“memangnya kita mau menonton apa?” tanyaku

“kita lihat nanti saja oppa, ada film apa saja disana”

“baiklah, ayo kita jalan”

“emm… oppa, kita pulang dulu ya? Aku ingin berganti baju, tidak begitu nyaman menggunakan baju yang ini” kata sica

‘baiklah kalau begitu”

aku dan sica pergi ke rumah sica, aku menunggunya di ruang tamu. Sedangkan sica dikamarnya mengganti pakaian. Hampir 15 menit menunggu, akhirnya ia turun kebawah. Daebak, gadis ini benar-benar cantik. Benar-benar cantik.

 Image

Setelah sica selesai mengganti bajunya, kami langsung pergi untuk menonton film.

Kami sampai di bioskop. Bioskop yang lumayan ramai.

“yang ini saja, kau mau?” jessica menunjuk film kartun

“yang ini? Baiklah, aku kan hanya menemanimu saja”

“ya, oppa, jangan terlalu canggung seperti itu, santai saja pada dongsaeng mu ini, hahaha” gadis itu tertaawa

Kami memasuki teather, karna film itu sudah dimulai.

“hahaha, lucu sekali kudanil itu, hahaha” jessica tertawa

Dug….lagi, rasa ini ada lagi saat aku melihatnya tertawa, mengapa? Rasa ini selalu berasal dari jessica.

 Image

Apa karna senyumnya yang terlalu manis? Sampai aku tidak bisa berhenti memandangnya? Atau mungkin hal lain yang menyebabkan rasa ini? Aku bingung.

“bugus tidak filmnya?” tanya sica padaku sambil berjalan keluar theater.

“ne, bagus. Sangat bagus” senyum ku

“oppa, lihat!” jessica menunjuk kearah dua namja dan 3 yeoja.

“ada apa?” aku langsung melihat kemana arah jari sica.

“itu…. bukankah itu kyuhyun oppa dan leeteuk oppa? Sedang apa mereka disini?” tanya sica

“itu juga bakannya seohyun, tiffany dan sunny ?” aku juga menunjuk

“benar, mau apa mereka bersama-sama di bioskop?”

“entahlah sica, bagaimana kalau kita kesana saja”

“baiklah oppa, ayo”

Aku dan sica berjalan menuju 2 namja dan 3 yeoja itu.

“kalian sedang apa disini?” tanyaku pada teuk

“donghae? Kau…bagaimana bisa ada disini? Bersama….sica?” tanya teuk sambil melihat kearahku dan sica.

“tentu saja menonton film, kau belum menjawab pertanyaanku teuk”

“kau ini, hari ini kan seohyun dan kyuhyun anniv, kau tidak ingat hah?”

“omo, kau benar teuk. Aku benar-benar tidak mengingatnya”

“Yaa!! Lee donghae kau ini, kemana saja kau? Tadi aku ingin mengajakmu ikut menonton, aku ingin menraktir kalian, tapi kau malah langsung pulang, huh” omel kyuhyun

“mianhae kyuhyun, aku benar-benar lupa. ” ucapku

“ngomong-ngomong kalian sudah selesai menonton?” tanya sica pada fanny

“sudah, baru saja. Memangnya kenapa?” jawab fany

“oh tidak apa-apa aku hanya bertanya kok” canda sica

“ah kau ini, aku kira ada hal serius” balas fany

“baiklah, kalau begitu kami duluan ya, ada hal yang harus diselesaikan” ucapku pada mereka semua

“kalian mau kemana?” tanya seo

“besok unnie nya sica ulang tahun. Jadi aku membantunya mempersiapakan pesta ulang tahunnya itu” jawabku

“wah, kami ingin membantu boleh? Ayolah” sunny berkata sambil memperlihatkan aegyo nya

“Yaa!! Sunny, aku sudah bilang, aku tidak suka melihat aegyo mu itu, tolong jangan seperti itu lagi di depanku” ujar sica

“bagaimana ya? Izinkan kami untuk membantumu dulu” sunny tetap menunjukan aegyo nya

 Image

“YAA!! Sunny” sica sedikit berteriak

“hahaha, kalian berdua lucu. Sudahlah sica biarkan saja mereka membantumu, daripada kau melihat aegyo sunny lagi? Bagaimana?” ujarku

“baiklah, asal berjanji tidak akan menunjukan aegyo itu lagi di depanku” kata sica

“ne, gomawoya sicaa” sunny menunjukan aegyo nya lagi

“YAA!! SUNNY YAAA!!” sica benar-benar tidak suka dengan aegyo sunny.

“sudah, sudah ayo kita jalan. Oh iya, hae, kami semua naik kemobil ku saja ya. Nanti kami akan mengikuti mobilmu dari belakang. Ok?’ ujar kyuhyun

“baiklah, ayo”

Kami semua pergi kerumah sica untuk membantu sica mengurus dekorasinya.

“huh, harusnya ini bukan tugasku, siwon oppa lah yang seharusnya melakukan ini, dia terlalu sibuk sepertinya, sampai memerlukan bantuanku segala,huh” keluh sica dalam mobilku

“oppa? Kau mempunyai oppa kandung juga ternyata” ujarku

“tentu saja, aku memiliki satu kakak laki-laki dan perempuan. Kau tahu kan sekarang?”

‘ne, gomawo karna sudah mau memberitahuku, hahaha” tawaku

DONGHAE POV END

“oppa, kita sudah mau sampai” ujar sica

“kau benar, tak kerasa perjalanan ini” ujar donghae

Mereka sudah sampai di rumah sica untuk mempersiapkan pestanya.

“ayo masuk” ajak sica

Mereka masuk kedalam rumah sica dan langsung masuk ke ruangan yang akan dijadikan tempat pestanya.

“ini dia, kita harus mengubang kamar tamu ini menjadi kejutan yang besar untuk unnie ku nanti” kata sica sambil membukakan pintu

 Image

“jadi ini ruangannya? Cukup bagus untuk dijadikan tempat pestanya, hanya tinggal ditambah beberapa ornamen saja” ujar fanny

“ya, serahkan saja pada kita. Kita akan mengurus semuanya” ujar leeteuk percaya diri.

Saat mereka sedang mengobrolkan mengenai hisan ruangan tiba-tiba siwon datang.

“sica, ini aku sudah bawakan barner untuk ulang tahun taeyeon.” Kata siwon sambil menghampiri sica dan temannya.

“wah bagus sekali oppa, taeyeon unnie terlihat sangat cantik disini. Kau hebat” puji sica yang kagum dengan barnernya.

“gomawo dongsaeng ku, oh iya kau tahu dimana tempat “Diamond boutique” ?” tanya siwon

“ itu seperti butik baju milik fanny, memangnya ada apa?” tanya sica

“taeyeon pernah bilang kalau ia ingin membeli baju dari butik terkenal itu. Namun ia tidak sempat karna terlalu sibuk mengurus skripsinya. Jadi aku ingin membelikannya baju sebagai kado”

“kalau begitu kau ajak saja fany, supaya dia membantumu memilihkan baju yang cocok untuk unnie.” Usul sica

“baiklah, tapi siapa yang namanya fanny disini?” tanya siwon sambil melirik kearah hae, kyuhyun, teuk, seo, tiffany, sunny.

“dia, itu yang namanya fanny, tiffany” sica menunjuk fanny

“ah, ne… aku yang bernama fanny” ucap fanny sambil tersenyum

 Image

“oh, jadi kau, kalau begitu ayo temani aku.” Ajak siwon

“baiklah oppa” fanny mengangguk dan pergi

Mereka sudah menemukan dekorasi yang cocok untuk ulang tahun taeyeon. Tapi saat mereka ingin pergi  membeli barang, leeteuk menanyakan suatu pada sica

“jessica, berapa umur kakakmu itu?” tanya teuk

“yaa, leeteuk ada apa? Kau naksir yaa?” ledek kyuhyun

“ah… tidak, aku hanya bertanya.” Wajah leeteuk memerah

“hahaha, kalian berdua sangat lucu oppa, umur kakaku sama dengan mu teukie oppa” jawab sica sambil tersenyum

“YAA!! Oppa, kapan kita akan membeli barang-barang itu? Nanti kita malah kehabisan waktu” seo bertanya pada kyuhyun

“ baby seo ku, mianhae. Kalau gitu ayo kita berangkat sekarang” ujar kyuhyun sambil menggenggam tangan seo

“sunny, sepertinya kita hanya akan menjadi obat  nyamuk saja diantar mereka berdua” ujar leeteuk sambil melirik seo dan kyuhyun

“kau benar oppa, huh, malangnya kita” kata sunny sambil mengangguk

“sunny, jangan seperti itulah, ayo kita jalan.” Ajak seo yang langsung melepaskan tangan kyuhyun

“haishh, kalian berdua ini, mengganggu saja” ketus kyuhyun

“rasakan kau evil kyu” leeteuk tertawa

Dirumah hanya tinggal sica dan hae, sica ingin menyiapkan kue untuk taeyeon. Sedangkan donghae sedang menyusun perabotan yang ada dikamar agar tidak terlalu berantakan, dan juga memasang barner milik taeyeon di dinding. Saat hae sedang memasangnya, tiba-tiba ada sura teriakan

“Aduh!!”

Donghae langsung turun kebawah karna takut terjadi apa-apa dengan sica. Saat sampai dibawah, donghae langsung melihat sica.

“sica!! Kau……”

 

——- TBC——-

part yang ini lebih banyak gambarnya, hehehe. gomawoya buat yang udah mau baca ff ini sampe ke part yang ini. Semoga part berikutnya bisa lebih bagus lagi. Tunggu ya J. Komen jangan lupa lho. Hihihi, gomawo.

16 pemikiran pada “Love is Supposed – part 3

  1. Mmm hae oppa dah mulai suka ma sica eonni yahhh hayo ngaku hayo ngakuu hhaaaa..
    Deuhhh teuk oppa blang ja suka sma teyeon eonni, pke malu2 gtu nnya’y hhooo..
    Ditungguuu yahh next part’y..
    Jngan lma2 ok okk hheee :)

  2. Itu Sica eonni kenapa?? Lanjuuut… Makin Keren Ceritanya.. :)
    Oiya.. Annyeong.. aku readers baru.. salam kenal ya.. baru bisa coment di part ini.. ^^

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s