I’m Jealous Cold’ 11 End

Cast :
– Donghae Lee
– Jessica Jung
– Wu Yi Fan (Kris)
– YoonA

******

“KAU INI…”

“kyaa…appo noona” Kris berusaha menghindar dari serangan Jessica.

Timpukan demi timpukan sukses melayang di tubuh Kris.
“hey namja mesum, enak saja minta maaf, kau harus ganti ini semua”

Jessica berhenti sejenak menatap kembali belanjaanya yang sudah berserakan. Semua staff yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya heran.

“MWO? Wae, kenapa aku harus menggantinya”

“kau yang menabraku”

“aku tidak sengaja” Kris tetap tidak mau mengalah. Mereka sama-sama keras kepala.

Jessica takut jika nanti Taeyeon memarahinya.
“tetap saja kau harus ganti”

“S.h.i.r.e.o” Kris menekan setiap huruf yg ia ucapkan.

Kemarahan sudah tidak mampu ditahan lagi. Dengan emosi meluap Jessica menyahut tepung yang sudah terbuka, dan menumpahkan semuanya dikepala Kris. Membuat empunya melongo dengan tindakan gadis itu.

“rasakan kau”
Jessica menggumam pelan. Ia bergegas meninggalkan Kris yang berlumuran tepung.

¤ KRIS POV ¤

Apa-apaan noona Jung ini. Seenaknya menumpahkan tepung ditubuhku.

“aiigoo rambutku” awas saja kau noona galak, kau harus terima akibatnya.

Ku ikuti langkahnya, aku tahu ia pasti akan kedorm. Sebutir telur ku genggam erat, semua menatap tubuhku heran. Ahh sungguh memalukan.

“hyung, hahahaha, apa yang terjadi, kenapa style maskulin mu menjadi seperti badut begini. .hahaha” ah dasar magnae ini lagi. Kenapa ia selalu muncul saat aku seperti ini.

“ah diam kau”

“hohoho…Calm Down Hyung”

tak ku dengar lagi omongan magnae ini. Itu akan membuatku semakin gila. Kuteruskan langkahku menuju lantai 4. Tempat dimana noona Jung tinggal.

Dengan sedikit berlari aku sudah sampai dilorong dekat dorm, langkahku terhenti ketika seorang yeoja membuka pintunya, wajahnya ditekuk, sepertinya ia baru saja menangis.

Aiigoo, baru pertama kali ini aku melihat yeoja galak itu menangis, astaga tunggu ‘menangis’ apa itu karena aku. Apa ia dimarahi, begitu?. Aishh pabo harusnya tadi kuturuti saja permintaanya.

Segera kusembunyikan tubuhku ini, aku tidak ingin ia melihatku. Kuurungkan niatku melemparinya telur.

Langkahku kembali terhenti, untuk apa ia pergi ke taman ini.

“ah lebih baik aku minta ma’af saja”
kubulatkan tekatku, lagi-lagi baru satu langkah aku beranjak, aku sudah memutuskan untuk tak mendekatinya.

¤ KRIS END ¤

Seorang gadis mendudukan pantatnya disebuah kursi panjang ditaman. Tempat dimana ia akan menumpahkan semua kesedihan dan kekesalanya.

Tak terasa air matanya mengalir begitu saja, ia merasa tak becus untuk bekerja, bahkan belanja pun semua harus jatuh berantakan. “hey waeyo? Kenapa menangis?”

Seorang namja berlutut dihadapanya, ia menghapus air mata yang akan jatuh dari kedua pelupuk matanya. “Anniya gwaenchana?”

“geurae, kenapa menangis?”

“oppa?” Namja yang di panggil Oppa itu mendongak menatap manik indah diwajah gadis itu.

“nde? Waeyeo Jessie”

Gadis itu terlihat bingung, terlihat dari gelagatnya yang terus memainkan jari-jarinya.

“hmm, boleh aku memelukmu?” gadis itu menatap namja itu dalam.

Donghae namja itu, terlihat bingung, tidak biasanya Jessica seperti ini. Dengan tersenyum lebar Donghae merentangkan tanganya.

Jessica berhambur pelan dipelukan Donghae. Ia memeluk tubuh Donghae erat, seakan tidak ingin membiarkan namja itu pergi dari sisinya.

“nal tteonajima” Jessica terisak pelan. Ia sedikit melupakan kekesalanya.

Donghae mengelus puncak kepala gadis itu. Mengecup, dan menghirup wangi rambutnya, wangi yang tak pernah berubah. Ia sedikit tersentak saat Jessica melarangnya meninggalkanya.

“hmm, aku tidak akan meninggalkanmu Sica”

Donghae benar benar bingung dengan sikap Jessica, baru kemarin ia menyuruhnya melupakanya, tapi sekarang ia menyuruhnya jangan meninggalkanya. Tapi sungguh kalimat itu yang ingin ia dengar.

“yakshokhe?” Jessica melepas pelukanya menatap namja itu lagi.

“yakshokhe!, apa itu berarti kau tidak akan menyerahkanku padanya?” Donghae mencoba menggoda gadis dihadapanya ini.

“Anniya, tidak boleh”
Jessica mulai menyadari hidupnya lebih indah jika namja ini terus memeluknya, menemaninya dan mencintainya seperti ini, ia tidak yakin mampu menempuh hidupnya jika namja ini tidak ada.

“hmm sayang sekali” Donghae mengubah posisinya, duduk disamping Jessica.

“kau sudah menyukainya, baiklah gwaenchana, kenapa masih disini cepat pergi” Jessica mengibaskan tanganya. Hatinya terasa perih entah kenapa.

Donghae tiba tiba memeluk, tubuh kecilnya itu. Membuat semburat merah kentara jelas dipipinya. “aigo begitu saja marah”

“Mwo? Siapa yang marah?”

“kau?” donghae menarik hidung Jessica gemas.

“naega, anniya”

Mereka berdua terus bercanda, mungkin dihari hari berikutnya mereka akan terus bercanda, berdua seperti ini.

Sepasang mata itu pun beranjak, meninggalkan tempat itu. Wajahnya begitu dingin, sedih atau senang, entahlah sulit untuk digambarkan.

********

Sementara itu seorang gadis tengah modar mandir bak setrikaan, ini sudah lebih dari setengah jam ia menunggu, tapi orang yang ditungguinya itu tak juga menampakan batang hidungnya.

“ahh menyebalkan sekali” ia menghentakan kakinya beberapa kali.

Matanya tertuju pada sebuah lollipop dihadapanya, ia melirik sebentar, namja itu sudah tersenyum lebar disampingnya.

“sudah lama menunggu noona Im”
Gadis itu mendengus sebal.

“Apa kau tidak mau mengambil Lollipop ini, aku lelah memegangnya”

“Buang saja Kibum-shi”
sahut gadis itu sebal.

Namja bernama Kibum itu mendesah pelan tidak menyangka jika gadis itu akan semarah ini.

“mianhae, tadi ada rapat mendadak mengenai dramaku, jadi mau tak mau aku harus hadir”

“arraseo”

“ayo naik” namja itu sudah membuka pintu, tapi gadis itu sama sekali tak bergeming.

“mau kemana kita?”

“sudah naik saja dulu”

“kau tidak menculiku bukan” tanya gadis itu sedikit was was.

“tentu saja tidak” namja itu mempersilahkan Yoona untuk masuk.

Gadis itu mengangguk pelan, tanda setuju.

********

¤ SICA POV ¤

Aku sadar, aku sadar kalau aku begitu membutuhkanya, membutuhkan namja ini. Aku berjanji tidak akan membiarkanya pergi.

“gomawo oppa” ucapku ketika aku sudah sampai didepan pintu dorm.

“nde chagi, jangan buat taeng marah lagi nde??”

“menghinaku eohh”

“arraseo, nanti sore mau pergi denganku?”

“baiklah” ucapku menyetujuinya.

“baiklah aku pulang dulu ne, nanti kujemput, dandan yang cantik arra” ia mengerling nakal kearahku.

Aku sudah bersiap untuk masuk, tapi sepasang tangan menahanku.

CHHUU…
Sebuah kecupan riangan mendarat dikeningku. Ia tersenyum manis, manis sekali. Aku berharap hal seperti ini tidak akan hilang lagi.

¤ SICA END ¤

Yoona tertegun saat Kibum mengajaknya ke taman bermain yang dulu sering mereka kunjungi.

“kau ingat saat kita bermain itu” Kibum menunjuk ayunan disana.

“hem, aku ingat”

“apa kau mau memainkanya lagi” Kibum menggandeng tangan Yoona mendekati ayunan tua itu.

“apa masih kuat” jawab Yoona polos.

“tentu saja, kajja”

Hari itu mereka habiskan berdua ditaman bermain itu, menguak kembali lembaran yang pernah mereka isi bersama-sama walaupun kenangan itu tidak berlangsung lama.

“oppa aku lelah, kita duduk ne?”

“baiklah”

Hari semakin gelap tapi sepasang yeoja dan namja itu tidak bergeming dari tempat duduknya mereka sibuk dengan fikiran masing2.

“yong”

“Oppa”

“ah lady first”

“anniya kau saja Oppa”

Namja itu mendesah pelan, mengambil nafas dan mulai mengutarakan apa yang mengganjal dihatinya.

“mianhae?”

“mwo? Untuk apa oppa, tidak sal…” ucapan Yoona terputus saat Kibum menempelkan jarinya dibibirnya.

“aku salah, aku salah karena meninggalkanmu, membiarkanmu sendirian, ma’afkan aku?” ditatapnya gadis dihadapanya.

“jangan menangis” Kibum menghapus air mata Yoona yg hampir menetes.

Kibum menarik gadisnya itu kedalam pelukanya, Yoona hanya diam, perasaanya campur aduk sekarang.

“aku masih mencintaimu, apa kau juga begitu?”

Sekarang ia dihadapkan dengan pertanyaan yang membingungkan. Disisi lain ia masih menyukai Donghae.

Yoona berfikir sejenak, beberapa menit kemudian ia mulai membalas pelukan namja yg memeluknya.

“oppa nappa..” Ia memukul bahu Kibum pelan.

“hehe,, aku tidak akan meninggalkan mu lagi, jadilah Yoongieku, kau mau?”

Yoona mengangguk cepat dipelukan Kibum. Ia melepas pelukanya dan menunjukan jari kelingkingnya, dihadapan Kibum.

“yakshok” ucpak Yoona.

Kibum menautkan jarinya cepat.

“yakshok”

********
17:00 KST

Pantai menjadi tujuan Donghae. Ia menggenggam tangan Jessica, sesekali merangkul pinggang ramping gadisnya itu.

“ini indah oppa, tapi aku sedih” ucapan Jessica membuat Donghae tersentak.

“waeyo?”

“bagaimana dengan Yoona?” ucap Jessica lemah, ia merasa Donghae menggenggam tanganya semakin erat.

“jangan fikirkan itu lagi ne?”

Jessica menganggukan kepalanya. Ia menatap matahari mulai kembali ke peraduanya, ia menghirup udara sore ini. Begitu indah.

Donghae menautkan kedua tanganya dipinggang Jessica, memeluknya, meletakan kepalanya tepat dibahu Jessica, menikmati angin sore yang menerpanya.

“bukankah ini indah, chagi?”

“ne Oppa, indah sekali”
Jessica menautkan jari jari tanganya di tangan Donghae.

“Boleh aku mengatakan sesuatu?”

“eehemt”

“aku mencintaimu, sangat mencintaimu”
ucap Donghae, semakin mengeratkan pelukanya.

“Jinja?”

“Kau tidak percaya padaku, mau kubuktikan hmm”

“apa yang akan oppa lakukan?”

“kau ingin aku melakukan apa untukmu”

“hmm, kau cukup mencintaiku Oppa” ucap Jessica lembut, ia dapat merasakan deru nafas Donghae diwajahnya.

Donghae mendekatkan wajahnya, hidung mancungnya sudah menempel dihidung Jessica, ia sedikit memiringkan wajahnya menjangkau bibir lembut Jessica. Jessica merasakan sesuatu yang lembut dan basah menyapu dibibirnya, lama kelamaan ia mulai menikmati ciuman itu, saling mengeratkan pelukan satu sama lain.

“Saranghae, Pretty Sica, would you be my girlfriend forever?”

Jessica terkekeh geli mendengar pernyataan Donghae.

“anniya naega shireo”

“mwo?”

“I want be your wife oppa, nan tteonajima ne?” Donghae tersenyum lega.

“lihat itu..”

“mwoya?”

CHHUU…

“yakk oppa…”

#END

21 pemikiran pada “I’m Jealous Cold’ 11 End

  1. whoaaa,
    uda end :D
    akhirnya semua dpt pasangan masing2 :)
    kecuali kris, kasian ga dpt siapa2 .
    ditunggu karya selanjutnya :p

  2. horeeeeeee happy ending
    haesica 4ever
    alhamdulillah sica unnie udh menyadari bahwa ia hnya mencintai hae oppa #asikkk
    yoong unnie jga dh sama bum oppa #hah lega
    keren daebakk author
    ditunggu karya” yg laennya yh

  3. akhirnya,,,,,,haesica so sweeeeeetttt!!!!!!!bikin ff lagi ya thor dan pastinya cast nya haesica!!!!!!!daebak buat author!!!

  4. ye akhirnya haesica bersatu lagi :)
    yoona eonnie jugs udah sama kibum oppa jadi semuanya bahagia deh yah kecuali kris oppa hehe
    ditunggu ff yg lainnya

  5. huh akhrnya haesica bersatu lagi.
    dan mdah”an mrka hdup bhagia slamanya.
    ehm trnyata co yg kmren” itu kibum toh.
    bagusdah mrka smua pnya couple msng”,jdi g ada yg skit hati lagi.

    sequelnya donx chingu?

  6. happy end….sica kok bru nyadar yah klo dia tuh emnk cinta bnget sma hae….ada yoonbum….kris ksian gk dpet pasangan…kris sama aq aja….kkk~

  7. keren… Sumpeh deh sampe tumpeh tumpeh…*lebay alay
    Annyeong chingu,Aku readers baru…mian baru tinggalin komen di part ini…
    Ceritanya bagus bgt chingu,terasa real banget,,, semoga haesica beneran jadian,,hehehe keep writing chingu…

  8. aigggoooo ffnya bgus bnget …endingnya benar2 bkin gregetan …. happy ending…. i love haesica ….
    #author tambahin partnya donk!!! hehehe soalnya bgus buaaangettt kyak dramkor…

  9. yuhuuu kerennn. coment baru di capter terakhirr. Huhuhuuu, tapi feelnya kerasa banget, sempet kesel ama yoona tpi akhirnya semua blik ke awal. Kasian kris oppa ga dapet pasangann

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s