I’m Jealous Cold’ 9

Cast : Donghae, Jessica, Kris, Yoona.

OC : –

*****

¤ Kris Pov ¤

“awhh…mian hyung, aku hanya mengingatkan, Sica Noona itu cantik, jadi bisa saja kan kalau hyung tiba-tiba menyukainya?”

“hey, aku tidak mungkin menyukainya” gertaku.

“Aaarrrggghh” kenapa perkataan magnae itu malah berputar terus di fikiranku. Menyebalkan.

Sehun benar, Sica noona memang cantik, ech tunggu, apa barusan yang kukatakan. Segera kutepis semua fikiranku tentangnya, aku tidak mungkin menyukai noona galak itu bukan. Ku acak-acak rambutku yang semakin berantakan ini.

“echemm”

“untuk apa kau kemari” gertaku sebal, karena magnae itu pasti akan menggangguku.

“sudahlah hyung, jangan terlalu difikirkan noona kan sudah pulang” apa-apaan dia ini, beraninya meledeku, kalau bukan magnae sudah ku sate(?) dia.

“apa maksudmu, apa perlu kubelikan plester untukmu”

“peace hyung, begitu saja marah, aku kan hanya bilang, orang yang terlalu memikirkan seseorang bahkan disertai detak jantung tak beraturan itu tandanya ia terserang gejala jatuh cinta hyung” ceramahnya panjang lebar, layaknya dokter cinta.

Tapi tunggu detak jantung tak beraturan, sepertinya begitu. Tapi jantungku baik-baik saja ini berdetak normal.

“ah keluar kau dari kamarku? Kau membuatku pusing sehun-ah”

“hmm, baiklah tuan yang sedang jatuh cinta, nikmatilah detak jantungmu yang semakin, dag dig dug hyung…hahaha” ah dasar magnae kurang ajar. Bisa-bisanya ia tertawa disaat genting seperti ini.

WEEERR….segumpal(?) benda berkapuk kulayangkan tepat kearah magnae menyebalkan itu.

“weck, gak kena, enggak kena”

“sekali lagi kau seperti itu, kutendang bokongmu itu sehun-ah” teriaku. Saat ia semakin berlalu dari kamarku.

“Jatuh cinta” gumamku. kurebahkan lagi tubuhku ditempat tidur. Hmm, wangi. Bau apa ini, kupegang seluruh benda yang ada ditempat tidurku.

“ah apa bantal ini”
ucapku, ketika wangi itu begitu menyengat dari bantal itu.

Aissh, tunggu dulu. Bukankah ini bantal Sica noona semalam, astaga. Segera kuletakan tangan kananku tepat di dada, ku rasa jantungku mulai berdetak kurang normal, apa aku terkena penyakit itu. Andwe itu tidak boleh Kris.

Hanya mengingat wangi dibantal ini saja, kenapa jantungku seperti ini, bagaimana jika bertemu denganya?. Aish Tapi kurasa jantungku ini kemarin masih normal, mengapa sekarang seperti tak normal. Aish Andwee..

¤ Kris End ¤

Jessica tengah sibuk merapikan pakaianya. Rencananya ia akan pergi ketoko buku. Ia ingin mencari beberapa info terbaru, mengenai fashion.

“semuanya aku berangkat” pamit Sica pada penghuni dorm.

“ndeee…”

Sica berlari kecil menuju mobil yang terpakir di depan dorm, mengobrak abrik isi tasnya mencari kunci mobil itu.

“SICAA?”
teriakan seseorang membuat Jessica menghentikan aktifitasnya.

“hmm, Jongie waeyo?”

“anniya,, semalam kau pergi kemana?” tanya Jonghyun To the Point.

“owh itu…”

“wae? Where you go?” ucap Jonghyun dengan gaya bahasa inggrisnya yang minim.

“apa kau mau ikut, akan kuceritakan padamu” ucap jessica.

“kemana?”

“toko buku”

“as your wish liquid”

Jonghyun meraih kunci mobil yang Jessica pegang.

“biar aku saja yang menyetir, kau duduk saja ok”

“baiklah Mr.Jong”

mobil sudah berjalan cukup jauh, tetapi Jessica masih menutup mulutnya ia bingung harus menceritakan dari mana, pada sahabatnya itu.

“bagaimana?”

“apanya?” jawab Jessica dengan tampang polosnya.

“aiigoo…kemana pergimu semalaman?”

“oh…baiklah…….”

¤ Donghae Pov ¤

12:00 KST

Astaga ini sudah terlalu siang untuku bangun.
Kuraih ponselku, siapa tahu ada kabar tentang Sica, semalaman aku tak bisa tidur memikirkan hal itu.

From : Leader Taeng

‘Oppa Sica sudah pulang, kemarin sore ia pingsan dan dongsaeng EXO yang menemukanya, semalam Sica menginap didorm EXO. Tapi pagi ini Kris mengantarkan ia pulang’

segera kuketik balasan pesan itu. Aku harus menemui Sica sekarang ada banyak hal yang harus kujelaskan.

To : Leader Taeng

‘syukurlah…
Apa jessica ada didorm, aku harus bertemu denganya’

kutekan tomabol ‘send’. Tidak butuh waktu lama sebuah balasan masuk keponselku.

From : Leader Taeng

‘ah mianhae oppa, tadi Sica baru saja pergi, ia ingin ketoko buku’

Ke toko buku, tidak ada salahnya jika aku menyusul kesana.

To : Leader Taeng
‘ah gomawo Taeng-ah’

aku berlari kekamar mandi. Aku harus tetap terlihat tampan bukan.^^

¤ Hae End ¤

Jonghyun menepikan mobilnya didepan toko buku. Ia menghela nafas panjang saat mendengar semua yang Jessica ceritakan.

“jadi kau marah pada Hae Hyung karena kau memergokinya selingkuh begitu” Jessica hanya mengangguk sebagai jawaban.

“aiiggo, harusnya kau dengar dulu penjelasan Hae hyung?”

“Untuk apa aku dengar semua sudah jelas bukan?”

“aishh kau ini? Berilah ia kesempatan, kau tak boleh seperti ini”

“peduli apa ia padaku, aku sudah memberinya kesempatan tapi apa, ia malah seperti itu dibelakangku, aku paling tak suka dibohongi Jong-ah! Wae? Kenapa kau seperti itu padaku?”

Jonghyun merasa sangat bersalah ketika kristal bening mulai berjatuhan dari pipi gadis manjanya itu.

“mianhae, aku tidak bermaksud seperti itu, uljima”
Jessica mengangguk lemah.

“baiklah hapus air matamu, kita cari buku ne?”
lagi-lagi Jessica hanya mengangguk sebagai jawaban.

¤ Yoona Pov ¤

Aiishh, cerobohnya aku, beginilah akibatnya jika aku berjalan tapi tak melihat jalan. Aku menabrak seorang halmoni dan sekarang kakinya sakit karena aku.

“halmoni gwaenchana”

“gwaenchana nak, gomawo sudah mau mengantar halmoni pulang dan mengobati luka ini”

“ah, itu semua karena aku halmoni, mianhae”

“sudah, gwaenchana apa kau sudah mau pulang?”

“sepertinya begitu nek?” sebenarnya aku tidak enak jika meninggalkanya sendirian.

“tunggu sebentar cucu nenek sebentar lagi pulang, biar ia yang mengantarmu?”

“ahh anniya halmoni, aku pulang sendiri saja”

“aish kau ini, jangan buat aku merasa kecewa?” hah terpaksa aku menunggu cucunya itu.

“sudah lama aku tak melihat ia pulang, ia terlalu sibuk”

“ah, jinja nek?”

“ne begitulah nak?”

percakapanku terhenti saat suara berat seorang pria, menggema diruang tamu halmoni. “Annyeonghaseyo…”

seketika itu ku tolehkan wajahku.

“a…aanyeo..nng” balasku tergagap, namja ini. Ternyata ia cucu yang halmoni maksud.

“ah Yong, kenapa ada disini?”

“apa kalian sudah saling kenal?” sela halmoni.

“ah begitulah nek”
jawabku lesu.

“baguslah, kau bisa mengantarnya pulang kan?”

“hmm baiklah nek,”

¤ Yoona End ¤

Donghae menepikan mobilnya didepan toko buku. Ia sudah keluar dengan semua embel-embel penyamaran diwajahnya.

Ia melihat mobil merah Jessica terparkir disana. Tapi ia tak melihat Jessica sama sekali. Ia sudah dapat menebak toko buku mana yang akan Sica kunjungi. Ternyata benar Jessica memang datang ke toko ini. Toko yang menyimpan banyak kenangan bagi Donghae dan Jessica dulu.

“hah, tak ada yang berbeda dengan toko buku ini” Donghae mulai melangkahkan kakinya masuk.

Donghae sedikit tersentak ketika melihat Jessica tidak sendirian, rasa cemburu itu kembali muncul, bahkan meluap-luap. Ingin rasanya ia menarik Jessica seperti tempo hari tapi ia mengurungkan niatnya itu.

“Apa perasaan seperti ini Sica yang kau rasakan” Donghae bergumam pelan. Ia mengingat kejadian dimana Jessica memergokinya tengah dipeluk Yoona.

“apa itu berarti kau juga masih mencintaiku”

Donghae berbalik untuk pergi, sebelum sesorang menepuk pundaknya.

“Jong-ah”
Jonghyun meletakan jari telunjuknya didepan mulut, memberi isyarat Donghae untuk diam.

“temui ia hyung” Jonghyun menunjuk Jessica yang asyik memilih buku.

“bagaimana denganmu?”

“sudahlah, sekarang cepat temui Sica” Jonghyun menepuk Donghae pelan sebelum pergi.

Donghae melangkahkan kakinya semakin dekat kearah Jessica, ia begitu merindukan wajah tenang itu. Wajah yang selalu mampu mendinginkan hatinya.

“Jongie, apa ini bagus?”
Jessica menoleh kearah tempat Jonghyun berdiri namun ia salah, bukan Jonghyun yang kini disampingnya.

“Op…pa” Jessica bergegas mengambil buku itu dan membawanya ketempat kasir.

Donghae terus mengikuti Jessica. Ketika sampai didepan pintu Donghae menarik tangan Jessica.

“Lepaskan aku oppa, biarkan aku pergi”

“anniya, biarkan aku selesai menjelaskan semuanya, setelah itu kau boleh marah padaku, kalau perlu kau boleh memukulku Sica”

mereka tidak mempedulikan berapa pasang mata yang tengah menikmati adegan ini. Bahkan Jessica tidak peduli jika ada yang mengenali identitasnya.

“kumohon ikutlah denganku” Donghae mulai, memelankan nada bicaranya.

“naega Shireo oppa”

“jebal Sica? Apa kau ingin aku berteriak disini, baiklah akan aku lakukan Sica, asal kau mau mendengarku”
Donghae sudah mengambil nafas untuk berteriak. Sebelum teriakan Jessica menghentikanya.

“oppa, apa kau gila hah”

“nde, aku gila sica”

Jessica sempat mendengar beberapa orang saling berbisik.

“mereka ini tidak tahu malu ne? Bertengkar di tempat umum?”

Donghae memanfaatkan keadaan ini untuk membawa Jessica pergi.

“kumohon ikut aku”
Donghae menarik lembut tangan Jessica.

“shireo”

“apa kau ingin semua orang memandang kita seperti itu”

“bukankah ini yang kau mau Oppa, ini kan yang kau inginkan”

Donghae yang geram menggendong tubuh Jessica, tak lupa ia membukuk memohon ma’af.

“mianhae, kami mengganggu ketengangan kalian”
setelah itu Donghae membawa Jessica kedalam mobil.

“kkyyaaaa turunkan aku oppa”
Donghae memasang sabuk pengaman, dan menginjak gas mobilnya.

“dengarkan aku?”

“aku tak butuh itu, sekarang turunkan aku”

“Shireo!”

“baiklah, aku akan berteriak kalau kau menculiku” ancam Jessica.

“teriak saja, aku akan bilang bahwa aku menculik istriku dan akan membawanya pergi” balas Donghae dengan santai.

“MWO?”

“Apa? Kau tak jadi berteriak”

“dasar ikan jelek”

“walau jelek kau menyukaiku bukan?”

“Heh, PD sekali kau, turunkan aku”

“dengarkan aku dulu, lalu akan kuturunkan kau”

“sudahlah, turunkan aku, aku tak peduli”

“benarkah?”

“nde, urus saja pacarmu itu”

“pacarku kan kau”

“siapa bilang? Tentu saja bukan”

CKKITTTT…

* T.B.C

18 pemikiran pada “I’m Jealous Cold’ 9

  1. wah knpa itu mbilnya?
    jngan sampe deh.
    di part ini bnyak teka-teki yg blum trpechkan.
    itu siapa cucu halmoni yg ditbrak yoong?

    aduwh dlema kris ska ma sica.
    c’ikan ntar nmbh cemburu aja.
    trouble trouble trouble-,-

  2. ahhhhhh,,,,,sica unnie dengerin dlu dong haeppa,,,,,n kriss jngan mcem2 ma sica unnie.kmu gk bleh jtuh cnta dg noona oke!HAESICA JJANG!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    LANJUT,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  3. itu kriss jangan sampai ngerebut sica eonnie dari hae oppa ya! cucunya halmonie yg letabrak sama yoona eonnie siapa?
    itu bunyi apa lagi? ahh pokoknya haesica harus bersatu
    lanjut chingu

  4. kris kmu jngan mcam”sma sica kmu sma aq aja..siapa halmonie yng ditabrak yong…tuh haesica knapa lgi..lanjut chingu….

  5. slalu aja dah seru2 eh malah TBC….
    jd tmbah pnasaran kan……
    oh ya spa lki2 yg brsama yoona…..????
    part slanjtna Haesica harus romantis ya (maksa.com)
    dtnggu klnjtanna
    Gumawo

  6. aduh gi seru kok tbc sih author
    yah itu ckiiittt knpa?? please jgn terjadi hal” yg bikin nysek yh
    btw siapa sh namja yg dimaksud yoona
    ok lannnjjuutt author
    updatesoon y

  7. Duh knapa tUu mobilnya…??
    Aigo,, ternyata Kris oppa lagi terserang pnyakit Jatuh Cinta ehm… Ehm… Pesona Ice Princces emang TOP dah….
    TRnyata Sica eon keras kepala bgt,, kasihan juga Hae oppa mau jLasin yg sbnar susah bgt,,

    lanjut, lanjut… HWAITING!!

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s