Love Story part 4

Cast : Jessica Jung, Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung
Other cast : semua anak SMtown
Author : Jung Hyera (author ganti nama) a.k.a gabby
Rating : PG-13
Genre : Friendship, Romance, Comedy (mungkin)
Length : Chapter
jgn lupa tinggalkan jejak kalian, karena saya gak suka SIDERS !! sebelumnya Mianhae lagi ya kalau alur ceritanya ngaco, jelek, dan apa lah terserahh..hehe semoga kata-katanya lebih baik dari part sebelumnya mian juga banyak typo.. *thorr cepetan mulaii kelamaan ngemeng dehh* oiyaa oke oke..! Let’s GO !
Let’s Read !! Don’t Bashing !! DON’T PLAGIAT !! Oiya, readers semuanya saya Mohon jangan jadi SIDERS yah..coba deh kalau kalian nulis karya banyak yang baca tapi gak ada yang ngomen, gimana? Sedih kan, begitu juga saya, jadi Jebal yah jgn jadi SIDERS..okee?! SIDERS GET OUT !!
**><**
“kk…kkaa….kkaaauuu???!!!!!!!!!” teriak Sica
“ssttt!! Pelankan suaramu” jawab orang itu
“tap…tapi… aku tidak mimpi kann?!!!” ucap Sica yang sekarang wajahnya seperti orang bodoh
“iya, ini aku Jessica Jung.. masih mengira aku Tiffany?” bisik orang itu di telinga Sica, yang membuat bulu kuduk Sica berdiri
“Lee…Lee..Lee..Lee…Lee…Donghae, aa…aani” lirih Sica gelagapan
“nde, akuu..” ucap donghae sambil tersenyum, yang ia yakini orang yang didepannya akan meleleh jika melihat senyumnya yang begitu manis, gula saja kalah manisnya dengan senyum seorang Lee Donghae XD
“donghae? Benarkah ini kau??” tanya Sica
“tidak percaya?” tanyanya dengan suara yang cool
“tidakk..” lirihku pelan, tapi dia bisa mendengarnya
“hem, tidak percaya ya, baiklah..” jawabnya, aku menatapnya lama, dan aku mulai merasa bahwa jarak wajah kami berjarak 7cm, aku pun langsung menyadarkan diri supaya tidak ketahuan oleh siswa-siswa di sekolah, perlahan aku mendorong tubuhnya
“ini masih disekolah, kau mau apa?” tanya sica yang memang dia sedang kikuk karena berhadapan langsung dengan seorang Lee Donghae
“kekeke, aku hanya bercanda tadi, kau kira aku mau menciummu? Saengil chukamhamnidaa” ucapnya sambil mengulurkan tangannya
“nu..nughu yang berpikiran seperti itu? Ah, gomawo..” jawabku membalas uluran tangannya, ya Tuhan, apakah ini mimpi? Batinku.
“haha, kau ini lucu, ini untukmu..” donghae menyodorkan sebuah kotak kecil
“apa ini?” tanya Sica
“buka saja” jawab donghae
Saat membuka Sica sangat terkejut, sebuah cincin berwarna perak, yang dihiasi kristal mengkilat diatasnya
“woaahhhhh!! Donghae-ah….. gomawooo…” ucap Sica yang kegirangan
“nee, cheonma, iceprincess..” jawab hae
“mwo? iceprincess?” tanyaku
“iya, kau itu kasar sekali disms, aku kewalahan, belum ada yeoja sekasar dan sedingin itu padaku, selalu menggunakan tanda seru disms”
“hehe, mianhae, kau juga, membuatku kesal saja, tidak mau mengaku lagi, kau itu siapa, aku kan gerah”
“sengaja, supaya membuatmu gerah” jawab Hae dengan nada cool
“tapi ini benar kau? Yang menerorku selama ini benar-benar kau?” tanya Sica
“nde, aku, Lee Donghae, kenapa masih tidak percaya?” tanya Hae
“nde, lalu bagaimana Sooyoung eoniie?” tanya Sica
“aku akhir-akhir ini sering berkelahi dengannya, aku kesal dengannya, egois sekali” jelas Donghae
“hem, mungkin ini, cobaan untuk hubungan kalian” jawab Sica padahal ia senang
“nde, kau bagaimana dengan si.. kyuhyun?” tanya Hae, yang raut wajahnya mulai berubah
“baik-baik saja, masih harmonis” ucap Sica menekankan kata harmonis
“ck, kau ini, sudah sana kekelas, kalau ketahuan bisa gawat, satu lagi jangan sampai sahabat mu tau ini, tiffany dan taeyeon pun tidak perlu tau, dirahasiakan saja dulu, tunggu waktu yang tepat” jawab Donghae
“nde, siap! Siap!.. annyong” pamit Sica
“nde, annyongg” jawab Hae mengacak rambutku pelan
Sica pun kembali kekelas, tentu saja dengan wajah yang memerah dan bahagia, dia lalu memasangkan cincinnya di jari manis di kiri tangannya,dia sangat bahagia, tidak menyangka kalau orangnya adalah Donghae, namja yang ia sayangi bahkan mendekati Cinta, Sica jadi tidak ingat lagi dengan Kyuhyun.
“yaakk!! Sica!!” teriak fanny mengangetkan lamunanku di tangga OSIS tadi
“kau? Wae? Sedang sakit? Atau gila?” tanya fanny sambil memegang dahiku
“mwo? kau yang gila, aku gila karena Lee Donghae” ucapku sambil menepis tangannya dari dahiku
“MWO?!!!!” teriak fanny
“oppss!! Omoo, aku keceplosan!! Sssttt.. diam, jangan keras-kerass” ucapku sambil menutup mulutnya dengan kedua tanganku dan membawanya keluar kelas
“yakk!! Apa yang kau maksud gila karena Donghae?” tanya fanny
Aku pun menceritakan dari awal sampai akhir kejadian yang paling membahagiakan seumur hidupku pada fanny, tapi aku menceritakannya hanya pada fanny, pada taeng aku belum bisa, karena taeng itu kadang-kadang ember.
“ah, jadi begituu?? Chukkae kalau begitu, tapi, kau harus ingat Kyuhyun!” jawab fanny menekankan kata Kyuhyun
“arrachi, tapi eotte aku tidak menyayangi Kyuhyun, kau kan tau sendiri fan?”
“tapi sica, bagaimanapun dia menyayangimu, kau tidak boleh seperti itu, kalau kau ingin mengakhirinya harus dengan cara yang baik”
“nee fan, aku belum mau mengakhirinya, lagipula aku belum tau mengapa Donghae bersikap seperti ini padaku”
“hmm, jowa.. kau harus pikirkan semuanya baik-baik, jangan asal ambil tindakan”
“nde, fan.. gomawo ingin mendengar curhatanku”
“nde, my chagi..” jawab fanny sambil tersenyum
__
“oh begitu.. baguslah” ucap seorang namja yang bernama eunhyuk
“nde.. aku ingin melakukan pendekatan dengannya” jawab sahabat eunhyuk yang bernama donghae
“kau ini benar-benar gila, kau tau dia itu milik kyuhyun! Orang yang sudah kau anggap dongsaengmu, kau tega merebutnya dari kyuhyun?”
“aku juga tidak yakin, tapi apa salahnya aku melakukan pendekatan dengan Sica? Urusan hubunganku dengan Sooyoung aku tidak yakin akan bertahan lama”
“ckk! Aku tidak tanggung resikomu, aku hanya membantumu saja, itupun aku tidak berani membantu banyak”
“arrachi, yang aku perlu, kau mensuportku, supaya ini semua berjalan lancar, dan yang pastinya endingnya bahagia”
“baikk tuan Lee..”
“ahaha, ayo kekantin”
“nde…”
___
“sicaa.. ada kyuhyun” panggil teman sica bernama Luna
“nde sebentar Lun, suruh dia tunggu, aku sedang mencatat..” teriak sica karena Luna berada didepan pintu kelas
“kyu, kata sica tunggu, dia sedang mencatat” ucap Luna pada kyuhyun
“ah baiklah..” jawab kyuhyun
-5 menit kemudian
“oppa?” sapa sica
“ah chagi, kau ini kenapa lama sekali?” tanya kyuhyun
“lama ya? Kan Cuma 5 menit oppa.. bagaimana kalau aku tinggal 1 jam, 2 jam atau selamanya?” tanya sica ngasal
“mwo?! selamanya? Hey, apa maksudmu chagi?” tanya kyu mencubit hidung sica pelan
“auuw.. appo, anii, aku kan hanya bercanda..” ucap sica terkekeh dalam hati sica ia merasa bodoh kenapa menanyakan hal itu pada kyuhyun
“mmm.. cincin dari siapa itu?” tanya kyuhyun pada sica
“he? Ah, i..i..ini darii…. Ahh tiffany oppa, hehe, neomu yeppeo kan oppa?” jawab sica berbohong
“nde, yeppeo, lebih yeppeo daripada kalung yang aku berikan kepadamu” jawab kyuhyun sambil tersenyum
“ahh, aniyo, kalungmu tentu lebih bagus..” jawab sica membalas senyuman kyuhyun mianhae oppa aku membohongimu’ batin sica
Tak disadari Donghae mengintip KyuSica yang sedang berduaan, hatinya terasa sesak dan tentu saja ia marah, tapi ia tidak tau kenapa hatinya jadi seperti itu
“ahh, ternyata disini kau.. yakk! Dong….” Teriak eunhyuk
“yak!! Monkey! Pelankan suaramu!” bentak donghae pelan sambil menutup mulut eunhyuk
“memang ada apa? Kau membuatku tidak bisa bernafass!” jawab eunhyuk kesal
“miann, kau juga berteriak seenak jidatmu!” jawab donghae
Eunhyuk pun ikut melihat apa yang dilihat donghae, setelah melihatnya eunhyuk memutar kedua matanya dan kembali menatap donghae
“ck! Ternyata jessica, kau benar-benar hae! Dia itu…” belum selesai eunhyuk berbicara sudah dipotong oleh donghae
“aku tau MILIK KYUHYUN YANG SUDAH KU ANGGAP DONGSAENGKU, tapi mau bagaimana?! Sepertinya… aku…. Itu….” Jawab donghae terbata-bata
“menyukai jessica jung, iyakan?” tebak eunhyuk, donghae pun hanya bisa mengangguk kecil mengiyakan ucapan sahabatnya itu
“hyukiie~ku.. bantu aku… jeeebbbaall…” ucap donghae sambil menggunakan puppy eyes nya
Eunhyuk mendesah pelan, dan menganggukan kepalanya karena tidak tega melihat best friendnya yang sangat dia sayangi itu. “baiklahh tuan Lee”
“aaaaaiih, kau memang sahabatku yang aku cintaa, saranghamnida hyukiie~” ucap donghae tertawa puas
“ya yak! Aku masih normal, sudah aku bilang aku milik hyoyoen!” bantah eunhyuk yang juga ikut tertawa
__
“ehem ehem..” sapa eunhyuk pada KyuSica yang sekarang sedang berduaan sambil tertawa
“eh, hyukk..” ucap kyuhyun saat melihat eunhyuk berada didepannya
“aku ini kaka kelasmu! Panggil aku hyung pabbo!” marah eunhyuk
“shireo! Kelakuanmu saja kurang lebih seperti aku, mana bisa aku memanggilmu hyung” jawab kyuhyun enteng dengan muka evilnya
“ck, kau inii..” ucap Sica sambil memukul tangan kyuhyun pelan
“k..kau! hishh, aku lagi tidak berselera berdebat denganmu, temani aku kekantin, kajja!” ajak eunhyuk sambil menarik tangan kyuhyun
“yaakk yakk! Apa ini pelecehan, tarik-tarik tangan orang! Shireoo, kau tidak lihat aku sedang berduaan dengan istriku? Dan.. mana ikan?” tanya kyuhyun
“hahahahaaa, kau ini, sudah sana temani eunhyuk, istrimu dari hongkong, dasar genit! Sudah sana, aku juga ingin kekelas..” jawab Sica
“jinjja? Baguslah, ayo evil! Dia sedang sibuk makannya tidak bisa kuajak kekantin, ayolah temani aku, aku sedang kesepian” jawab eunhyuk sambil mengedipkan mata kanannya
“baiklah chagii~” jawab kyuhyun lembut
“hahahahaa, sudahlah kalian membuatku ingin muntah” tawa Sica menggelegar karena olah KyuHyuk tadi
“hehe, aku pergi dulu chagi.. annyongg” pamit kyuhyun
“ndee.. annyongg..” jawab Sica masih tertawa sambil melambaikan tangannya pada kyuhyun, kyuhyun pun membalas lambaiannya, saat Sica ingin menuju kekelas tiba-tibaa…
“psstt..ppsstt…”
“eng?? Nughu?” tanya Sica
“akuu.. dong..hae” bisik donghae sepelan-pelannnya
“ahh, donghae!!” teriak Sica, lalu kemudian ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena takut ada orang yang mengetahuinya, dia pun berjalan kearah tangga OSIS yang barusan dia kunjungi (?) bersama kyuhyun
“waegeurae hae~ah?” tanya Sica lembut sambil tersenyum manis sangat manis
“aigoo~ kau manis sekali, ani.. nanti pulang bareng mau?” tanya donghae
“haa? Jinjja? Baiklaahh..” jawab Sica sumringah
“bagus, nanti temui aku ditempat parkiran sepeda motor, aku tunggu”
“nde, tentu.. tapi kyuhyun bagaimana? Aku kan biasanya pulang dengannya..”
“emm, kali ini saja demi aku, kau tidak mau pulang bersama denganku?” tanya donghae dengan cool dan menggoda #cielaahh, author ngebayangin haeppa gitu udh mau mencair (abaikan)
“emmh.. bagaimana ya? Emm, baiklahh…” jawab Sica tersenyum sangat bahagia, dia tidak mungkin bisa menolak ajak namja yang dia cintai
“gomawoo, iceprincess.. emm… iceprincess?” tanya donghae
“nde, fishy? Jangan memanggilku iceprincess, princes saja” canda Sica
“kau juga jangan memanggilku fishy, aku ini manusia, baiklah princes” jawab donghae sambil tersenyum kearah Sica
“hahaha, nde prince.. wae?” tanya Sica
“besok hari minggu kan? Apa kau ada acara?” tanya hae
“emm… nde, aku ingin ke mall dengan TaeTif, wae?” tanya Sica
“jinjja? Yah.. padahal aku ingin mengajakmu nonton berdua” jawab Donghae
“m…mwo?? nonton? Berdua sajaa?!” tanya Sica kaget
“nde, tapi kau sudah ada janji, gwenchana lah..”
“tap..tapi kalau ketahuan kyuhyun atau sooyoung eoniie bagaimana?” tanya Sica
“tidak akan, percaya padaku”
“tap…tapii..” belum selesai Sica melanjutkan bicaranya bel masuk sudah berbunyi
“pikirkan lagi Sica-ah, aku tidak memaksa, kalau kau takut ketahuan atau tidak mau membatalkan janjimu tidak apa-apa, aku tidak marah, aku kekelas dulu ya” jawab donghae sambil meninggalkan Sica sendirian
“bagaimana ini? Haaaaa….. tiffaannyy!!” teriak Sica, lalu dia menuju kekelas mencari sahabatnya tiffany
“ttiiffaannyy hhuuaaa…… eotteokhe??” teriak Sica pada fanny
“apanya yang eotteokhe?” tanya fanny heran pada sikap Sica
“itu.. sini.. donghae ingin mengajakku nonton di mall besok, tapi besok kan kita akan shopping ke mall dengan taeyeon, dan kalau ketahuan sooyoung eoniie atau kyuhyun atau temannya bagaimana?” tanya Sica
“haiihh Sica-ah, itu berarti kau selingkuh dibelakang kyuhyun, kyuhyun sangat menyayangimu, kau tega padanya?” jawab fanny
“haih, ani fanny, aku tidak tega, tapi kesempatan ini LANGKA fanny.. kau kan tau aku tidak menyayangi kyu, aku hanya menyukainya, aku memang kejam fan, merebut hae dari soo eoniie dan melukai kyu, tapii… bantu aku fan…..”
“baiklah sica.. aku mengerti perasaanmu, aku akan bantu tapi taeng harus tau semua ini, kau bilang ke donghae bahwa taeyeon juga tau hal ini” jawab fanny
“ndee fanny-ah, kau memang sangat amat amat baik!! Sahabatku paling aku sayangg!!!” jawab Sica sambil memeluk fanny, fanny hanya tersenyum kecil dan merasa bahwa akan ada sesuatu yang akan terjadi setelah ini
-Universitas Parang-
“Soo~ kau masih sering berkelahi dengan Hae?” tanya seorang namja yang merupakan sahabat Sooyoung dari SMA
“nde, hang.. aku juga bingung, dia itu menyebalkan! Aku jadi ilfiiel dengannya tapi aku sangat menyayanginya hang, sulit untuk mengakhirinya” jawab Soo
“aku mengerti perasaanmu Soo, tapi jika hubunganmu berakhir dengan Hae, bagaimana? Apa kau masih memendam sayangmu pada Hae atau berpindah kelain hati?” tanya namja yang bernama Hangeng
“molla, aku berharap hubungan 1 tahunku ini dengannya bisa bertahan lama Hang, kau mau menemani aku ke mall besok? Aku tidak mungkin mengajak Hae, aku sedang berkelahi lagi dengannya” jawab Sooyoung
“ah.. n..nde Soo, baiklah dengan senang hati Nyonya Shikshin..” ledek hangeng
“yaakk! Kau!” marah Soo sambil mencubit perut hangeng
“aww, appo Soo.. kau itu lucu kalau sedang marah, aku jadi tambah menyukaimu..” ucap Hangeng sambil mengelus-elus perutnya karena cubitan Soo sangat keras membuat perutnya sakit
“mwoo?!! Menyukaiku? Tidak salah dengar?!” tanya Sooyoung sambil membelalakan matanya
“haah? Aakh.. mak..maksudku..menyukaimu sebagai sahabatku, jangan salah paham..” bantah hangeng
“jeongmal? Jangan-jangan kau menyukaiku sebagai yeoja lagi..” goda Soo
“man..mana mungkin, aniyo!” bantah hangeng yang mukanya mulai memerah
“ahahahha, kau juga lucu hang.. lihat mukamu memerah, ahahaha..” tawa Sooyoung menggelegar di kelas nya
“ahahhaa,kau ini menyebalkan sekali” jawab hangeng sambil mengacak pelan rambut sooyoung, disisi lain hangeng tersenyum melihat sooyoung tertawa lepas karena semenjak hubungannya dan donghae merenggang dia menjadi agak pendiam dan dingin pada semua orang juga suka marah-marah, dia berbeda 180 derajat dari Sooyoung dulu
“kajja pulang” ajak hangeng
“pulang? Kita masih ada 1 mata kuliah lagi” jawab Soo mengeluarkan buku-bukunya
“ck! Aku sedang malas mengikuti mata kuliah ini, kajja Soo, kalau tidak aku tidak akan mentarktirmu makan” bisik hangeng tepat ditelinga Sooyoung
Mendengar kata MAKAN Sooyoung langsung membalikkan wajahnya menatap hangeng sebentar lalu membereskan buku-bukunya kembali ke dalam tas dan menarik tangan hangeng, Hangeng hanya tertawa geli melihat tingkah Sooyoung itu yang jika mendengar kata MAKAN dia akan menghentikan aktifitasnya.
-dikelas Kyuhyun 11-4-
“kyuu~” sapa seorang yeoja yang tak lain ada Seohyun sahabat dekat Kyuhyun setelah Sungmin
“wae Seo?” tanya kyu
“ani, aku boleh duduk?” tanya Seo sambil menunjuk kursi Sungmin disebelah Kyuhyun yang kosong
“nde silahkan, wae geurae?” tanya Kyuhyun lagi
“ani.. kau masih dengan Sica eoniie?” tanya Seo to the point
“ndee, tentu saja.. aku kan sangat menyanyanginya, tidak akan melepaskannya, karena dia itu beda dari yeoja lainnya” jawab kyuhyun sambil mengerjakan latihannya tanpa menoleh kearah Seohyun
“ah, begitu.. baguslah kalau begitu kyu.. pertahankan” jawab Seo lemas
“memang.. kau kenapa? Sakit?” tanya kyuhyun kini mulai memandang wajah Seo
“ani..ani.. aku sedang lapar saja, aku kekantin dulu yah, annyong..” jawab Seo beranjak dari tempat duduk Sungmin yang ia duduki
“kekantin? Ini sedang jam pelajaran seo..” jawab kyuhyun yang menahan tawanya
“hah? Oihyaa ya,, hehe duh jadi malu, gwenchana, seonsaeng sedang keluar aku keluar sebentar membeli roti apa salahnya” jawab Seo berusaha tenang padahal sekarang dia sedang malu
“hahha, yasudah sanaa.. hati-hati ketahuan seonsaeng” jawab Kyu sambil tertawa
“tidak akan, hiissh kau ini menyebalkan sekali..” ucap Seo lalu meninggalkan Kyuhyun
“ck! Ada apa dengan yeoja itu? Aneh sekali” ucap kyu sambil menggelengkan kepalanya dan melanjutkan mengerjakan latihannya
“aaahh! Kau pabbo Seo~ah! Tentu saja kyuhyun itu sangat menyukai Sica eoniie! Masih saja bertanya masih dengan Sica eoniie! Tentu saja masih! Dasar Seo pabbo! Aaahh, kyuhyun.. seharusnya kau tidak berpacaran dengan Sica eoniie, apa kau tak pernah melihatku?” gerutu Seo sambil berjalan ke arah kantin
-dikelas EunHae 12-2-
“eotte? Berhasil?” tanya eunhyuk pada donghae
“tentu saja, tapi dia masih mikir sepertinya, karena dia terlihat bingung tadi waktu aku tanya” jawab donghae
“emh begitu, yah baguslah” jawab eunhyuk sambil mendesah
“hey! Kau kenapa hyukie? Tidak senang dengan sikapku?” tanya hae
“tentu saja aku tidak senang Hae, kau kan tau kau sudah mempunyai Sooyoung dan ingin merebut Sica dari Kyuhyun, kau tau kau sedang melakukan perselingkuhan, dan kau akan menyakiti hati 2 orang yang tulus, arrachi?!”
“nde nde arrachi hyuk, lalu aku harus bagaimana? Aku.. aku menyukai Sica dan sudah tidak menyukai Sooyoung lagi, dan sebenarnya aku juga tidak tega melakukan ini pada Kyuhyun, hyuk..” ucap donghae mengacak rambutnya
“aku ini sahabatmu kenapa dari dulu kau tidak bilang padaku pabbo! Tau seperti ini kan aku akan memberikan saran untukmu, seharusnya dari dulu kau mengajak Sica pdkt, sebelum dia memiliki kyuhyun, dan seharusnya kau tidak meminta Sooyoung untuk kembali padamu” jawab eunhyuk dengan bijaksana #ternyata hyukppa bisa bijaksana juga *abaikan
“sejak kapan kau jadi bijak seperti ini? Baiklah, ini semua kesalahanku, besok aku akan kencan dengan Sica, masa kau tidak merestuiku hyuk, aku janji setelah itu akan menyelesaikan urusanku dengan Sooyoung” jawab donghae
“terserah kau saja, aku tidak bisa bilang iya.. tapi jika kau tetap ingin pergi, pergi saja ini kan kebahagiaanmu” jawab eunhyuk
“nde hyukie, aku akan menyelesaikannya, kau tenang saja, gomawo untuk suport dan bantuanmu selama ini, sebagai balasannya aku akan mengajak hyoyeon untuk berkencan dengan besok malam di restoran ayahnya Siwon, gratis aku yang akan membayarnya”
“mwoo?!!!! Di restoran ayah Siwon?! Kau tau disana harganya selangit?! Kau ingin membayar menggunakan daun atau pasir?!” tanya eunhyuk sedikit berteriak karena kaget apa yang barusan diucapkan Hae
“hahaha, kau ini! Aku ini kan kaya, sudahlah terima saja, jarang-jarang kau mendapatkan tawaran seperti ini monyet, bisa-bisa hyoyeon makin cinta denganmu”
“ck! Sumbing sekali kau! Baiklah, apa boleh buat kau memaksa”
“sombong bukan sumbing ! memaksa? Aniyo, kau itu alasan, kalau mau tidak usah pakai alasan aku memaksa, kau ini dasar!”
“hehe, kenyataannya kau juga memaksaku, sudah tidak usah dibahas, pikirkan cara bagaimana menyelesaikan urusanmu!”
“hehe, baiklah.. ayo kita pikirkan” jawab Hae
“kita? Lo aja kale, gue enggak #jiahh apa-apaan ini?! #plakk digampareaders”
“ck! Kau…”
“hehe, piese hae” jawab eunhyuk sambil membentuk huruf V di tangan kanannya
-dikelas Jessica 12-3-
“sicaa!!!” teriak taeyeon dengan suaranya yang keras yang membuat telinga pekak mendengarnya
“yak taeyeon! Pelankan suaramu! Kau tau ini sedang jam pelajaran!” teriak fanny
“kalian berdua jangan teriak-teriak didekat telingaku! Gendangnya mau pecah nih!” omel Sica pada TaeTif
“hehe, mianhae Sica-ya, sedang tidak ada seonsaeng juga, jadi tidak apa-apa” ucap taeng dengan santai
“hisshh, kau ini” gerutu Sica
“oiyaa.. besok jadi kan ke mall? Gimana kalau ajak namjachingu masing-masing?” usul taeng pada SicFany
“mwo?! kau saja dengan fanny yang mengajak namjachingu, aku tidak” jawab Sica
“oowaee?! Kau berkelahi dengan kyuhyun?” tanya taeng kaget
“psssttt.. yak kim taeyeon kesini kau, aku akan menceritakan semuanya, jangan berteriak atau apapun dengarkan saja, dan satu lagi jangan bocor” ucap fanny menarik taeng kebelakang tempat duduknya supaya tidak kedengaran oleh siswa lainnya
“ada apa? Cerita apa? Serius sekali..” jawab taeng heran
Akhirnya tiffany menceritakan semuanya dari A-Z kepada taeyeon, taeyeon yang ingin berteriak langsung ditahan oleh Sica yang berada didepan taeyeon, taeyeon langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya dengan gaya yang lebay sambil tertawa gajje mendengarkan cerita fanny, Sica hanya bisa memasang muka datar melihat tingkah taeng yang seperti orang stress
“sudah kan?” tanya Sica pada taeng
“ahahaahaa begituu.. chukaee iceprincess!!” teriak taeng
“jangan berteriak lagi pabbo! Nde.. gomawo” jawab Sica
“tapi apa benar dia mengajakmu nonton? Kalau bohong bagaimana?” tanya Tiffany
“molla, oleh karena itu aku ingin memastikannya nanti sehabis pulang sekolah..” jawab Sica sambil menaruh pulpen dikepalanya tanda ia sedang berpikir
“baiklah, kalau begitu, sms aku yah kalau sudah tau kepastiannya, karena aku hari ini ingin kerumah Victoria, mengerjakan soal IPA” ucap taeng panjang lebar
“nde baiklah.. sudah sana pergi, nanti seonsaeng masukk..” usir fanny pada taeng
“ne..ne.. tidak usah diusir aku juga bisa pergi sendiri..” jawab taeng dengan memanyunkan bibirnya dan beranjak dari kelas SicTif
___ diparkiran sekolah
“donghae…..” panggil Sica sedikit berbisik, Donghae yang merasa dipanggil berpaling ke belakang dan mendapati Sica sedang melihatnya
“ah, Sica-ah.. wae? Pulang denganku?” tanya Donghae
“ah, memang boleh?” tanya Sica berpura-pura tidak tau
“aih.. tentu saja, kan aku sudah bilang kita pulang bersama..” jawab Donghae sambil tersenyum manis
“hehe. Baiklah.. tapi aku ingin bilang pada Kyuhyun dulu.. kau tunggu sebentar ya?” tanya Sica
“nde, bilang saja, tapi nanti kau bilang apa pada Kyu?” tanya Donghae
“bilang pulang dengan Yuri saja, Yuri bisa saja aku sms atau telpon dia, jika Kyuhyun bertanya benar aku pulang dengannya dia bisa bilang iya kan?” jawab Sica sumringah
“haha, Licik juga kau iceprinces” ledek Donghae sambil mengacak pelan rambut Sica, Sica hanya bisa tersenyum malu karena hatinya sedang bergendang ria
“baiklah, wait me..okay?” tanya Sica
“okay..” jawab Donghae sambil mengedipkan sebelah matanya yang membuat Sica sesaat tidak bisa berkutik, Sica merasa ada panah cinta yang sedang ditusuk didadanya
Sesaat dia berjalan sedikit, tidak sampai 5 langkah, dia terkejut melihat Kyuhyun sudah berjalan menujunya, Donghae yang melihat juga terkejut dengan kedatangan Kyuhyun, HaeSica mengira Kyuhyun mendengar pembicaraan mereka tadi, akhirnya Sica kebingungan mencari kata-kata yang bisa dijadikan alasan pada Kyuhyun.
“Kyu…Kyuh..Kyuhyun?” tanya Sica gelagapan
TBC~

29 pemikiran pada “Love Story part 4

  1. first? hhehe..
    aah, chingu lanjut, kau selalu mmbuatku gerah chingu,
    penasaraann.. ^^ lanjut jgn klmaan ya..

  2. Aq tkut klo sica eonnie cma jadi pelampiasan donghae oppa ><
    Ini aq, meisha.. ^^
    aq lge males login.. Hehehe ^.<

  3. wah bgaimana ini.
    kyu tau smuanyakah?
    kasian kyu-,-
    tpi bgaimana lagi haesica sling cinta sih.
    ayo” dilanjut ke part 5nya chingu^^

  4. kasian kyuppa…apa dia bkal tau klok haesica udh sling mencintai…
    klok kyusica putus..kyu jdian aja sma seohyun dia kan ska sma kyuhyun..trus soo jdian aja sma hangeng..
    lanjut chingu jngan lma”

  5. haesica nakalllll! Kasian kan ama kyu.. =.=
    lanjuttt!! keren bgt, bikin deg2an banget ini wkwkw xD aku ngebaca ff ini jadi inget pas smp :D ada temen agak mirip ceritanya ama sica disini (?) *halah, malah ngelantur kemana2*

    • hahaha iya eon :D ini emng diambil dri kisah nyata aku eon :D
      mulai dri sms , tpi gk semuanya jga sih.. hehe.. nee ditunggu lanjutannya..
      gomawo..

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s