I’m Sick Because You! Part 13

Lgi sbel nich, sma Hae Oppa “SKIP BEAT”. Mna ad adegn yg sma Ahjuma2. Ah gk ridho |bkan Rhoma lho(?)
aq mau bkin Oppa mendrita di FF ni
#digebuk Elfisy
#efek galau SS4INA;-(;-(

baiklah mri kta lnjut.

Cast : Donghae (SUJU), Jessica (SNSD), Taecyeon (2PM), HaeYeon, Jang Nara

OC : Temukan di FF ini!

¤¤ Dorm F(x) ¤¤

Kelima gadis tengah berkumpul, mereka sedang asik mengganggu sang leader.

“cye. .sms dari Nikhun appa ya?”
Sulli mulai meledek leadernya itu.

“ech apa’an sich…ani bukan”
rona merah sudah memenuhi wajah Victoria.

Tiba-tiba terdengar pintu diketuk sangat kencang.

Kelima member F(x) saling berpandangan, mata mereka seakan berbicara, ‘siapa yang mau membukakan pintu’.

“Biar aku saja yang buka”
Krystal berdiri dan bergegas membuka pintu.

Krystal terlonjak, saat dilihatnya mantan kakak iparnya yang datang. ‘ada urusan apa, tidak biasanya’ batin Krystal.

“ah Hae Oppa…mari masuk”
Krystal membuka pintu lebar-lebar dan mempersilahkan Donghae duduk.

“Krys, tolong bantu aku”
Krystal tidak mengerti maksud pembicaraan Donghae.

“Mwo? Maksud Oppa!”

“Sekarang Jessica tinggal dimana?”

Krystal terlihat ragu antara memberi tahu atau tidak.

“Nugu Krys?”
Teriak Victoria dari ruang tengah.

“Donghae Oppa”

Krystal hanya menunduk, setelah menjawab pertanyaan Victoria tadi.

“Jebal…bantu aku Krys, aku sudah melakukan kesalahan besar, aku harus minta maaf”

“Salah, bukanya Oppa yang bilang Onnielah yang membuat rumah tangga kalian hancur” Krystal berbicara, lebih tepatnya menyindir.

“ne…aku yang salah Krys tidak mempercayai Sica”
Donghae menunduk, ada setitik bening dikedua pelupuk matanya.

“ini semua karena Nara, jebal,,”

“Nara? Nara Onnie? Calon istrimu?”

Donghae mengangguk dan menceritakan mengenai semua yang dilihatnya divideo yang Seohyun temukan.

“Oh! Jadi yeoja itu pelakunya hah, dari awal aku sudah tidak suka melihatnya, lihat saja”
Krystal sangat geram, ingin rasanya dia mencomot-comot rambut Nara, dihadapan Onnienya.

“ne, tapi tolong beri aku alamat rumah Jessica sekarang?”

Krystal benar-benar iba mungkin tidak ada salahnya jika setelah dia memberi tahu tempat tinggal Jessica mereka bisa rujuk lagi.

“Goyangshi Neunggok, jl.xx N0.1518”
Donghae mendongak seketika, mendengar pernyataan Krystal.

“Gomawo Krys, aku harus pergi sekarang”
Krystal hanya mengangguk. Dilihatnya Donghae yang sudah berlari keluar.

“baiklah Nara, aku tidak akan membiarkan kau hidup bahagia, diatas penderitaan Sica Onnie”

¤¤ Dorm F(x) end ¤¤

Donghae melajukan audi silvernya menuju bandara Incheon, tidak perlu membawa barang apapun, hanya dompet yang selalu ada dikantong celananya.

Tujuanya sekarang adalah menemui anaknya. Penyesalan semakin terasa ketika mengingat perlakuanya ketika bertemu sang anak.

“ma’afkan Appa, Haeyeon-ah”
Tangan Donghae terus berkonsentrasi menyetir.

Sesampainya dibandara Donghae menekan-nekan layar Iphonenya.

“Ahjussi, tolong ambil mobilku dibandara Incheon, ppali”
Sambil terus melangkah Donghae mulai memesan tiket.

“tap…”

“sudahlah, ppali…aku ada urusan arra”

“ne….”

Donghae mengakhiri panggilanya.

“agashi, tiket jurusan apa yang ingin dituju?”
seorang Yeoja tersenyum kearahnya.

“Goyangshi NeungGok”

¤¤ Jessica POV ¤¤

Cuacanya sangat cerah, nanti sore harus berangkat kebutik, dan Taecyeon Oppa harus mengantar Haeyeon berangkat Les Matematika. Lebih baik kubersihkan rumah sekarang.

“Haeyeon-ah kemari sayang?”
Kucari Haeyeon diruang tamu, tapi nihil Taecyeon Oppa juga tidak ada.

“hikz…hikz…aawwhh Appo…Appa!”
suara itu, suara Haeyeon tapi kenapa suaranya seperti kesakitan. Kuletakan sapu sembarangan kucari arah suara Haeyeon.

Ternyata Haeyeon dan Taecyeon Oppa ada ditaman belakang. Kulihat Taecyeon Oppa dengan telaten mengganti perban ditangan Haeyeon.

“aku tidak percaya, kenapa kau tega melukainya Oppa”

Kuseka air mata yang menetes dipipiku. Kudekati Haeyeon.

“Eom…ma”

“Anak Eomma tidak boleh menangis arra”
Kuelus kepala putraku sayang.

Kurasakan tangan kecilnya memeluk tubuhku erat. Mungkin luka dihatinya lebih sakit dari tanganya saat ini.

“Oppa, apa lukanya sangat dalam”

Taecyeon Oppa yang sibuk mengambik kapas dan obat merah pun menoleh.

“aku rasa begitu Sica-ah”

“apa tidak sebaiknya kita bawa kedokter Oppa, aku takut jika lukanya infeksi?”
Lukanya tidak terlalu panjang, tetapi itu cukup dalam untuk anak seumuran Haeyeon.

“eomma…Haeyeon tidak mau, haeyeon tidak apa-apa”

“Ani,, lihat jika infeksi bagaimana?”

“Lihat, keras kepala sepertimu bukan”
Bukanya membantu membujuk, Taecyeon Oppa malah meledeku.

“aish…kau ini”

“Eom..ma aku lapar”

“Appa juga”

“kalian ini”

Kulihat Haeyeon dan Taecyeon Oppa tersenyum.
‘andai saja Taecyeon Oppa itu Donghae Oppa’
kutepis anganku jauh-jauh kulangkahkan kakiku kedapur.

¤¤ Jessica pov end ¤¤

¤¤ Nara Pov ¤¤

Hari ini aku, dan eomma Donghae Oppa, baru saja selesai fitting baju. Sudah berkali-kali kuhubungi nomor Donghae Oppa, tapi selalu saja dialihkan ke kotak panggilan, sebenarnya kemana Donghae Oppa.

“wae, nara-ah?”
Eomma menepuk pundaku pelan, membuatku sedikit terkejut.

“apa, Donghae masih belum bisa dihubungi?”
Lanjut Eomma.
Kuanggukan kepalaku.

“Mungkin Donghae sibuk, jadi tidak bisa mengangkat telfon, sebaiknya kita tengok gedungnya, bagaimana?”

Kuanggukan kepalaku lembut. Walaupun aku ingin sekali Donghae Oppa ikut.

¤¤ Nara Pov End ¤¤

03.00 KST (Sore)

Seorang pria muda mendaratkan kaki jenjangnya dibandara.
Taxi pun sudah siap mengantarnya pergi.

“kemana tujuan anda agashi?”

“ke alamat ini, ppali”
Pria itu menyodorkan sebuah kertas kepada sopir taxi itu.

20 menit berlalu akhirnya pria itu sampai juga disebuah rumah, tidak besar tapi sederhana dan bersih.

Hatinya semakin tidak tenang, langkahnya ikut terhenti ketika seorang anak yang ditunggunya keluar dari rumah.

~ Donghae POV ~

Langkahku terhenti ketika kulihat anaku, yah anaku, keluar dari rumah. Sangat tampan, apa dia masih mau memeluku lagi. Tapi aku rasa tidak. Ma’afkan Appa nak.

Kulangkahkan kakiku mendekatinya. Kulihat dia bingung karena tali sepatunya lepas, tanganya sakit, bahkan harus digendong. Ya tuhan itu ulahku. Kutundukan tubuhku mensejajarkan tinggi tubuhku denganya, kuikat tali sepatunya yang terlepas, kurasa dia terkejut, kepalanya mendongak ketika menyadari kehadiranku.

“nah sudah selesai”
ucapku ketika aku sudah selesai mengikat tali sepatu putraku. Air mataku serasa ingin keluar ketika senyum manis terukir indah dibibir mungilnya.

“gamsahamnida, ahjussi”
Ucapnya dan menunduk, mwo? Apa aku tidak salah dengar Haeyeon memanggilku ‘Ahjussi’. Hatiku benar-benar hancur sekarang putraku tidak lagi memanggilku ‘Appa’. Ya tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang.

~ Hae Pov End ~

~ Haeyeon Pov ~

“appa, aku tunggu diluar ya, jangan lama”

aku berlari keluar rumah sore ini aku akan pergi les. Nilai matematika ku turun, jadi eomma menyuruhku les.

Aishh tali sepatuku lepas bagaimana ini, tanganku sakit, mana mungkin aku mengikat dengan satu tangan.

“Appa mana lama sekali”
gerutuku sebal. Baru saja aku ingin berteriak memanggil Appa. Ada sepasang tangan terulur mengikat tali sepatuku, tangan siapa?, kudongakan kepalaku.

Aku benar-benar terkejut ketika Hae Appalah yang mengikatnya, apa penglihatanku tidak salah, kukerjap-kerjapkan mataku, apakah mimpi atau bukan. Hae Appa tersenyum, sangat tampan.

“nah sudah selesai”
ucapnya lembut. Ada setetes bening dipipi Hae appa. Appa menangis.

“gamsahamnida ahjussi”
Mianhae Appa, aku tidak ingin berharap terlalu jauh agar appa menerimaku, aku akan belajar mencintai Taecyeon appa seperti appa kandungku.

Kulihat air mata appa semakin menetes deras.
Aku melukai Appa.

“nugu Haeyeon-ah?”
Taecyeon Appa tiba-tiba keluar, dibelakang sudah ada Eomma.

~ Haeyeon pov end ~

“Nugu Haeyeon-ah?”
Taecyeon keluar dibelakang sudah ada Jessica.

Jessica sangat terkejut ketika mantan suaminya orang yang paling sangat dirindukanya tiba-tiba muncul dihadapanya, luka dihatinya makin menganga ketika perbuatan Donghae pada anak kandungnya.

Donghae tidak berbeda juga terkejutnya. Ketika melihat Jessica 1 rumah dengan Taecyeon. Apa mungkin mereka sudah menikah.

“Haeyeon-ah cepat masuk mobil sayang”
Jessica menggandeng tangan Haeyeon dan menuntunya.

Haeyeon hanya menurut kepalanya terus menoleh kebelakang menatap wajah Donghae.

Tangan Donghae terulur menarik tangan Jessica lembut. Donghae tidak ingin berpisah dari anaknya.

“donghae-shi…lepaskan aku”
Donghae semakin tertohok ketika Jessica tidak memanggilnya Oppa lagi.

“anniya, tolong dengarkan aku”

“tidak ada yang perlu ku dengar darimu Donghae-shi, jika kau hanya ingin menghina ku dan haeyeon lebih baik, kau pulang” Jessica melepas cengkraman tangan Donghae. Membawa haeyeon masuk kedalam mobil.

Donghae hanya mampu terduduk lemah ditanah

“sebaiknya hyung pulang!”
Taecyeon menepuk pundak Donghae pelan.

Mobil audi Taecyeon dan Jessica sudah melaju dari pekarangan rumah meninggalkan seorang Lee Donghae disana.

“AKU TIDAK AKAN PERGI SEBELUM KAU MEMAAFKANKU SICA, HAEYEON-AH”
Donghae berteriak dengan sekuat tenaga berharap Jessica dan Haeyeon mendengarnya.

~ Jessica pov ~

‘Oppa pergilah…kedatanganmu membuatku semakin tidak bisa melupakanmu’

“AKU TIDAK AKAN PERGI SEBELUM KAU MEMAAFKANKU SICA, HAEYEON-AH”
samar-samar kudengar teriakan Donghae oppa aku harap oppa tidak melakukan hal yang nekat.

~ Jessica Pov End ~

langit sudah menunjukan awan hitamnya mungkin sebentar lagi hujan akan turun.

Tapi Donghae tetap tidak bergeming menunggu Jessica dan Haeyeon pulang, dia tidak peduli jika dia harus jatuh sakit nanti.

4jam menunggu tanpa merubah posisi duduknya akhirnya mobil yang ditunggunya datang juga, mobil yang membawa anak dan orang yang sangat dicintainya Jessica.

“ahjussi, kenapa masih disini”
tangan Haeyeon terulur menghapus air mata Donghae yang turun.

“Haeyeon-ah masuk”
gertak Jessica, hatinya benar-benar sedih melihat donghae sekarang tapi, luka yang ditorehkan Donghae membuatnya sulit membuka pintu ma’af.

~ TBC ~

17 pemikiran pada “I’m Sick Because You! Part 13

  1. wah semakin seru nih
    kasian juga hae oppa, sabar yah oppa itu terjadi karna ulahmu jga yg tdk percaya ma sica unnie n tak menganggap haeyeon #plak
    wah q pengin cpt” liat si nara babak belur lalu q tersenyum sangattttttttttt puas
    part 14 jgn lama” yh author dh gx sabar baca selanjuttnnyyaa
    keren daebakk
    lanjjuutt

  2. lnjut author bkin pnasarn aj….
    kshan skali haepa…
    mga sica cpnt maafn haepa dan brstu lg….
    dtnggu klnjtanna

  3. Akhrny part ini dipublish juga. .
    Geregetan bgt baca part ini. .
    Hayo loo,
    haeppa kena batunya kan?
    Sapa suruh dulu jahat bgt ma sica eonni,
    pnsaran,
    apa haeppa bkal brsatu lg dgn sica eonni. .
    Part slanjutnya ditunggu. .
    Hwaiting.

  4. sekarang masa pengakuan dosa nya hae oppa ya
    kasian sebenernya
    cuma ini kan akibat dr kmrn dia gag mau percaya sica
    kasian haeyon jadinya

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s