I’m Sick Because You! Part 10

Cast : Jessica (SNSD), Donghae (SUJU), Taecyeon (2PM), Jang Nara (aktris),

OC : Temukan hanya di FF ini | apasich^_^

“Eomma, aku anak siapa…apa aku bukan anak eomma dan appa”
Haeyeon benar-benar tidak mengerti ini semua harus menimpa dirinya.

“Haeyeon-ah”
Seorang anak seumuranya datang dan duduk disampingnya.

“Nugu?”
Haeyeon memandang wajah anak disampingnya. Matanya sudah sembab.

“ah ne,,,Baekhyun imnida”
anak bernama Baekhyun itu mengulurkan tanganya.

Haeyeon buru-buru membalas uluran anak bernama Baekhyun tersebut.

“Sudah, jangan sedih Haeyeon-ah, ayo kita bermain, kau mau”
Baekhyun tersenyum manis.

Haeyeon mengangguk dan mengikuti Baekhyun. Sejenak Haeyeon bisa melupakan apa yang berkecamuk difikiranya.

¤¤ Butik BeautyIce ¤¤

Jessica sedang mendisign sebuah gaun malam. Seorang pelanggan sudah memesanya jauh-jauh hari.

Yah terlepas dari mantan seorang aktris dan penyanyi. Jessica menjadi pengelola butik sekarang. Setidaknya bisa untuk membiayai uang sekolah anaknya dan kebutuhanya.

Jessica menarik laci mejanya dilihatnya album foto. Album foto itu berisi foto pernikahanya dengan Donghae.

‘Oppa…aku merindukanmu’
batin Jessica, dipeluknya foto mantan suaminya itu.

Tok……Tok……Tok….Tok…
Pintu ruanganya diketuk

“Ini saya Yunmi sangjangnim, boleh saya masuk”

Jessica menyeka air matanya. Dia tidak ingin karyawan melihatnya bersedih.

“masuklah”

Seorang gadis berparas cantik memasuki ruangan Jessica, raut wajahnya terlihat cemas.

“begini….ada telfon dari sekolah Haeyeon, sangjangnim, katanya Haeyeon terlibat perkelahian dengan teman sekelasnya”

Jessica tersentak apa yang membuat anaknya berkelahi. Batinya

Jessica meraih kunci mobilnya dan bergegas menuju sekolah Haeyeon.

15 menit berlalu akhirnya Jessica sudah sampai didepan ruang guru. Perasaanya benar-benar tak tenang.

Diketuknya pintu tersebut.

“masuk”
Suara bass pria dari dalam ruangan. Jessica melangkahkan kakinya kedalam ruangan, disana sudah ada anaknya tertunduk. Disampingnya ada anak satu lagi bertubuh gemuk dan seorang ibu, Jessica rasa itu ibu dari anak yang terlibat perkelahian dengan anaknya.

Baru saja Jessica ingin duduk ibu-ibu tadi berdiri dan menamparnya.

“heh, apa kau tidak bisa mengajari anakmu sopan-santuh hah”
Teriaknya didepan muka Jessica. Jessica hanya mengelus pipinya ditatapnya wanita dihadapanya geram. Kalau wanita itu tidak lebih tua darinya mungkin Jessica sudah mengajaknya bergulat(?).

“Ajhuma Don’t touch my mom”
Teriak Haeyeon dan mendorong wanita itu menjauh dari hadapan Jessica.

“hah…lihat kelakuan anakmu, lihat”
Wanita itu semakin berteriak kencang bahkan tidak memandang tempat.

“berhenti, kalian saya undang untuk menyelesaikan masalah ini, bukan bertengkar” Seorang pria berdiri dan menunjuk Jessica dan juga wanita dihadapan Jessica.

“kalau, kalian mau bertengkar, silahkan, keluar, jangan dilingkungan sekolah” Laki-laki itu berbicara telujuknya sudah menunjuk kearah pintu.

“apa yang harus saya lakukan pak?”
Jessica mencoba memulai pembicaraan.

“saya harap Haeyeon bisa menjaga sikapnya, jadi saya mohon rubah sikapnya nyonya”

“Ne”
Jessica menganggukan kepalanya.

“makanya punya anak itu dijaga, biar nggak jadi anak urakan seperti ini”
Jessica ingin sekali menampar mulut wanita disampingnya. Tapi Jessica masih menghargainya sebagai orang tua.

“kalau tidak ada yang dibicarakan lagi, saya dan Haeyeon mohon diri pak?” Jessica berdiri dan menarik tangan Haeyeon.

Setelah mendapat persetujuan dari sang kepala Sekolah Jessica membawa keluar Haeyeon.

Dilajukanya mobilnya menuju rumah. Kesabaran Jessica benar-benar sedang diuji sekarang. Amarahnya benar-benar sudah meluap diubun-ubun. Ditariknya tangan Haeyeon kasar, dipukulnya pantat Haeyeon dengan tanganya.

“APA YANG KAU LAKUKAN HAEYEON-AH, APA EOMMA PERNAH MENGAJARIMU HAL SEPERTI ITU HAH”
Jessica sudah benar-benar marah. Haeyeon hanya mampu menangis melihat eommanya. Ini pertama kalinya dia melihat eommanya semarah ini.

“JAWAB, JANGAN DIAM SAJA”
Gertak Jessica pada anaknya.
Dipukulnya anaknya lagi.

“Eom…ma Appo”
Haeyeon hanya mampu mengeluarkan kata itu dari mulutnya.

“JAWAB, KALAU TIDAK INGIN EOMMA PUKUL”
Nada bicaranya masih meninggi.

“mereka bilang Haeyeon anak pungut, mereka bilang Haeyeon tidak punya Eomma dan Appa mereka bilang Haeyeon anak haram yang dibuang eomma”

Teriak Haeyeon, Seketika tubuh Jessica melemas, Jessica merengkuh Haeyeon dalam pelukanya.

“mianhae..,maafkan eomma nak”

Jessica merasakan anggukan Haeyeon dalam dekapanya.

“eom…ma..Haeyeon anak siapa, apa benar Haeyeon anak pungut” Pertanyaan itu meluncur tiba-tiba dari mulut Haeyeon.

Hati Jessica benar-benar teriris ketika mendengar pernyataan anaknya.

“anni…Haeyeon bukan anak pungut, seperti yang mereka katakan pada Haeyeon” Air mata Jessica sudah tidak dapat terbendung lagi.

Tangan kecil Haeyeon
terulur menghapus air matanya.

“Eom…ma jang…an men…ang..is”

Jessica hanya mengangguk dikecupnya kening anaknya.

“Eom…ma…bol…eh aku ta..hu sa..tu hal”

“ne…mwo, honey”

“kenapa margaku bukan jung atau Ok, kenapa harus Lee”

Jessica benar-benar tak habis fikir anaknya bisa berfikir sejauh ini. Mungkin ini memang sudah saatnya. Tapi apakah Haeyeon bisa mengerti. Jessica bingung haruskah ia mengatakanya sekarang

“eo…mma kenapa diam, ayo ceritakan eomma”
Haeyeon merengek, memohon pada Jessica, berharap eommanya luluh dan mau menceritakan semuanya

“Begini….
Jessica menceritakan semuanya pada anaknya itu, walaupun Jessica tidak yakin anaknya mengerti.

“jadi, nama Appa Lee Donghae, kenapa appa tidak pernah menjenguku eomma, apa Appa terlalu sibuk?”

Jessica tidak menceritakan sepenuhnya mengenai perpisahanya. Jessica hanya menjelaskan mengenai latar belakang Appanya saja.

“ne, Appamu sangat sibuk”

“bolehkah aku menemuinya eomma, aku ingin tahu rasanya dipeluk Appa”

Jessica kembali menitikan air matanya.
Andai rumah tangganya tidak hancur, pasti anaknya tidak seperti ini.

¤¤ Donghae House ¤¤

Ibu Donghae sedang asik menata tanamanya.

“Hae-ah tinggal 2 minggu lagi adalah hari pernikahanmu, kau harus terlihat tampan”

Donghae hanya mengangguk lemah, didalam lubuk hatinya dia tidak ingin menikah lagi. Apalagi dengan wanita yang tidak dicintainya sama sekali.

“besok undang teman-temanmu, kita makan malam bersama arra”

“terserah Eomma saja”

Donghae meninggalkan Eommanya kekamar.

“eomma”
Teriak seorang gadis, gadis itu memeluk eomma Donghae.

“ah nara-ah,, besok eomma akan mengadakan makan malam dengan teman-teman Donghae, bantu Eomma ya?”

“Tentu, Hae Oppa oddiga Eomma”

ibu Donghae tersenyum dan menunjuk kamar Donghae.

¤¤ Hae House End ¤¤

~ Haeyeon POV ~

‘Eomma bilang appa seorang aktris, appa tinggal diseoul, aku harus bisa bertemu Appa’
Kutatap foto Appa, akhirnya Eomma mengizinkanku melihat foto Appa. Appa sangat tampan.

“Belum tidur honey”
tiba-tiba Taecyeon Appa masuk kusembunyikan foto Appa.

“anni, ini sudah mau tidur appa”
Kutarik selimut dan kupejamkan kedua mataku.

“bagus, anak pintar good night”

akhirnya appa keluar juga, kutarik buku gambarku dari dalam ransel, aku berniat membuat gambarku, eomma dan Hae Appa.

Waktu sudah menunjukan pukul 00.00 KST tapi aku belum mengantuk, aku akan menunjukan gambar ini pada Hae Appa.

~ Haeyeon End ~

matahari pagi masuk melalui celah-celah ventilasi jendela dikamar Haeyeon.

“hooaamm, jam berapa ini, jam 06.00”
Haeyeon bertekat hari ini ingin bertemu Donghae, entah bagaimanapun caranya.

Diambilnya semua barang yang sudah dipersiapkan sejak malam. Haeyeon ingin menjual Ipadnya untuk menambah uang tabunganya.

Tujuanya sekarang hanyalah Dorm Super Junior, tempat dimana ia dapat bertemu dengan ayahnya.

“nak sudah siap”

“ne, bolehkah aku berangkat sendiri, jarak sekolah tidak terlalu jauh Eomma”

“naik bus?”

Haeyeon mengangguk mantap.
“baiklah”

Haeyeon tersenyum senang. Haeyeon mengetik sebuah pesan untuk Seohyun, yah haeyeon sudah cukup dekat dengan Seohyun, Jessica sudah menceritakan tentang Seohyun juga.

To : Seo Ajhumma
Ajumma, jemput aku ya, aku ingin ke Seoul

from : Seo Ajuhumma
Mwo, untuk apa, kau bersama ibumu?

To : Seo Ajhumma
Anni, sendirian, jangan bilang eomma y, kumohon ajumma..

From : Seo Ajhumma
Baiklah, ingat hati-hati…

Haeyeon tersenyum senang, dia benar-benar tak sabar ingin melihat appanya.

*Agak author percepat ya?

Kini kaki kecilnya telah sampai dibandara Incheon Seoul,

“ajhuma”
Teriak Haeyeon saat dilihatnya Seohyun mondar-mandir.

“Haeyeon-ah”
Seohyun memeluk keponakanya.

“ajhumma, antarkan aku bertemu Appa”

“tapi”

“Jebal ajhumma”
Seohyun hanya mengangguk. Digandengnya tangan Haeyeon.

¤¤ Dorm SUJU ¤¤

“Hae-ah kami tinggal dulu ya”
Eunhyuk dan Leeteuk akan pergi jalan-jalan keluar.

“ne…”

sepeninggal Eunhyuk dan Leeteuk pintu dorm diketeuk, Donghae fikir itu Anggota SuJu, ketika pintu dibuka.

~ Hae POV ~

“nugu?”
Kenapa ada anak kecil disini. Kenapa perasaanku kenapa anak ini seakan tidak asing bagiku.

“Appa…”
mwo, anak ini memanggilku Appa. Apa-apaan ini.

“Mwo?”
Anak ini berlari dan memeluku.

“hey kau ini siapa anak manis”
aku berjongkok, mensejajarkan tubuhku.

Bukanya menjawab anak ini malah mengulurkan foto, fotoku dan…. tunggu Jessica

“apa kau”

“ne Appa”
Aku benar-benar tak habis fikir.

“dengar, aku bukan Appamu, sebaiknya kau keluar dan temui ibumu”

“anni, aku hanya ingin appa memeluku, apa aku salah, apa permintaanku terlalu berat untuk appa”

“JANGAN PANGGIL AKU APPA”
aku benar-benar muak, melihat tingkah anak ini. Kudorong tubuhnya.

Bbrrruuggh..
Tubuhnya membentur meja, vas bunga diatas meja jatuh dan pecah. Tubuh anak itu oleh dan jatuh.

“awwhh Appo”
Ringisnya. Dapat ku lihat tanganya berdarah. Ya tuhan apa yang aku lakukan.

“Appa jahat”
Anak itu berdiri, air matanya sudah mengalir. Astaga dadaku terasa sesak.

Darah terus mengalir dari tanganya. Aku harus bagaimana, anak itu berlari keluar dorm.

“Appa jahat Eomma”

TBC.

Bener2 part paling Gaje menurt Author. .

18 pemikiran pada “I’m Sick Because You! Part 10

  1. Ya ampun. .
    Sungguh teganya dirimu teganya teganya. .
    #dangdut mode on
    #dilempar oven. .
    Haeppa. .
    Tega bgt ma haeyeon. .
    Anak skecil haeyeon. .
    Omo. . .
    Menyayat hati bgt dh.
    #abaikan. .
    Over all. .
    Keren bgt. .

  2. y ampun … aku sampai nangis TT kasian haeyeon TT TT appanya sendri gx bza ngerasa’in klo haeyeon anaknya sndri… TT

  3. ehm maw komen dlu ah.
    mian bru komen di part ini,q ngebut bca nih.
    hhe.
    ff ini sumpah bkin nyesek bnget-,-

    apalagi di part ini,q ampe nangislah.
    kasian sica ma haeyeon.
    taecpun kasian dikeluarkan dri 2pm.
    andai haepa tau smuanya><

We really appreciate your comment ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s